Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji membenarkan adanya tantangan dari Honda Team Asia pada musim Moto2 2025.

Tantangan tersebut berkaitan dengan peluang dirinya naik kelas ke MotoGP pada 2026 jika tampil impresif.

>>> Empat Tim Lolos Semifinal AFF U19 2026, Indonesia Jumpa Australia

Ketika dimintai konfirmasi, pembalap Honda Team Asia ini memberikan jawaban langsung. "Ya, ada benar," kata Mario Suryo Aji.

Mendengar kesempatan besar tersebut, pembalap berusia 22 tahun ini mengaku langsung termotivasi. Ia meningkatkan porsi latihan demi memanfaatkan momen yang datang secara tidak terduga.

"Ingin latihan lebih giat, dari situ tahu kesempatan datang tidak terduga, memanfaatkan waktu sebaik mungkin adalah opsi dari momen tersebut," ujar Mario Suryo Aji.

Langkah sang pembalap sempat menghadapi kendala besar pada musim lalu. Meski mengawali kompetisi Moto2 dengan performa menjanjikan, ia harus menjalani operasi akibat cedera bahu.

Imbas dari operasi tersebut, Mario Suryo Aji terpaksa absen dalam waktu yang cukup lama. Ia menyelesaikan musim di peringkat ke-26 klasemen akhir dengan mengoleksi delapan poin.

Padahal sebelum cedera melanda, ia sempat menorehkan hasil positif.

Pembalap bernomor start mentereng ini sukses finis di posisi ke-15 pada seri Moto2 Thailand dan merangsek ke urutan ke-9 di Moto2 Amerika Serikat.

Memasuki musim balap 2026, Mario Suryo Aji kembali bersaing di kelas Moto2 yang sekaligus menjadi musim kelimanya berkiprah dalam Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Namun, nasib buruk kembali menimpanya karena ia harus kembali naik meja operasi akibat mengalami retak pada tulang leher.

>>> Florentino Perez Tunjuk Kembali Jose Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid

"Lima tahun di Kejuaraan Dunia Balap Motor, hampir setiap musimnya saya melakukan operasi akibat cedera," kata Mario Suryo Aji.