Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 resmi ditutup dengan hasil positif. Ajang ini berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp336 miliar, melampaui target yang ditetapkan penyelenggara.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat Jawa Timur terhadap industri otomotif. Pertumbuhan ini terjadi di tengah berbagai tantangan ekonomi sepanjang tahun ini.

>>> Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di SPBU Bogor

Data dari Dyandra Promosindo mencatat kenaikan signifikan. Nilai transaksi IIMS Surabaya 2026 meningkat 29 persen dibandingkan perolehan tahun lalu yang mencapai Rp260 miliar.

Sektor kunjungan juga mencatat peningkatan.

Selama enam hari pelaksanaan, IIMS Surabaya menarik total 36.203 pengunjung, melebihi target awal sebanyak 32.000 orang.

Project Manager IIMS, Rudi MF, menyatakan kesuksesan ini merupakan bukti kuatnya kolaborasi di ekosistem otomotif Jawa Timur. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, brand peserta, komunitas, dan masyarakat.

IIMS Surabaya tahun ini hadir dengan skala lebih besar.

Durasi pameran bertambah dari lima menjadi enam hari, dan panitia membuka area baru di Exhibition Hall 2 untuk menampung lonjakan peserta.

Lebih dari 40 merek berpartisipasi, terdiri atas 14 merek kendaraan roda empat, 15 merek roda dua, 13 merek aftermarket, serta puluhan stan makanan dan minuman.

Sejumlah produsen memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan kendaraan terbaru.

>>> Harga BBM Nonsubsidi Pertamina dan Swasta Kompak Naik per 10 Juni 2026

Jetour memamerkan SUV plug-in hybrid T1 i-DM, sementara VinFast menghadirkan VF MPV 7 yang menjadi debut regional di Surabaya.

Chery Sales Indonesia memperkenalkan mobil listrik compact Chery Q. KIA memboyong Seltos Concept yang sebelumnya diperkenalkan di IIMS Jakarta 2026.