Asperindo Tolak Biaya Tambahan Kargo Udara Jasper dan SGHA
Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyatakan keberatan atas pemberlakuan biaya jasa pemeriksaan keamanan kargo dan pos (Jasper) serta cargo handling charge (standard ground handling agreement/SGHA) untuk layanan kargo udara.
Kebijakan baru ini dinilai memberatkan pelaku usaha jasa pengiriman. Tambahan biaya Jasper ditetapkan sebesar Rp 700 per kilogram, sementara tarif SGHA dipatok Rp 340 per kg.
>>> DPR Soroti Ketergantungan Mesin Impor, Dorong Tambahan Anggaran Kemenperin
Ketua Umum Asperindo Budiyanto Darmastono mengatakan kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan biaya logistik nasional, khususnya di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi distribusi barang.
"Sebelum adanya Jasper dan SGHA, perusahaan logistik pun sudah menanggung berbagai biaya operasional lainnya," kata Budiyanto dalam keterangan resmi pada Rabu (10/6/2026).
Ia merinci, pada proses keberangkatan (outgoing) barang telah dikenakan biaya pemeriksaan keamanan (regulated agent/RA), gudang kargo, handling/loading, dan administrasi dokumen.
Setelah barang tiba di bandara tujuan (incoming), biaya gudang, handling, dan administrasi kembali dikenakan.
Akumulasi biaya-biaya tersebut dapat mencapai lebih dari Rp 5.000 hingga Rp 7.500 per kg.
Nominal ini belum termasuk tarif angkutan udara yang harus dibayarkan kepada maskapai penerbangan.
Dalam dua tahun terakhir, Asperindo mencermati industri logistik menghadapi kenaikan berbagai komponen biaya lainnya.
Komponen tersebut meliputi tarif pergudangan kargo bandar udara, biaya Surat Muatan Udara (SMU), kenaikan biaya transportasi, hingga kenaikan biaya energi yang memengaruhi biaya distribusi nasional.
Kondisi ini membuat tambahan tarif Jasper dan SGHA dinilai menciptakan penambahan biaya berlapis dalam rantai layanan kargo udara.
Beban biaya ini pada akhirnya akan diteruskan kepada para pengguna jasa.
"Kami mendukung peningkatan keamanan dan kualitas layanan kargo udara.
Update Terbaru
Laba Bersih BULL Diproyeksi Alami Percepatan Pertumbuhan
Rabu / 10-06-2026, 19:04 WIB
BPJPH Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,38 Triliun untuk 2027
Rabu / 10-06-2026, 19:04 WIB
Mengenal Pulau Ndana, Titik Paling Selatan Indonesia di Rote Ndao
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Toyota MR2 Generasi Baru Akan Bertenaga Hybrid AWD, Diuji di Sirkuit
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Lonjakan Harga Batu Bara Global Ancam Sektor Industri Nasional
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Trump Kecam Iran karena Tunda Negosiasi, Ancaman Konsekuensi Mengemuka
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Ketidakpastian Regulasi MLFF dan Truk ODOL Ganggu Ekosistem Bisnis Jalan Tol
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Lewat Portal SSCASN
Rabu / 10-06-2026, 19:00 WIB
Konser BTS di Busan Bikin Polemik, Pemkot Batalkan Pengerahan 915 ASN
Rabu / 10-06-2026, 18:59 WIB
Ruben Onsu Tegur Keterlibatan Thalia di Live TikTok, Singgung Peran Joe Octavianus
Rabu / 10-06-2026, 18:57 WIB
Enam Pola Asuh Tepat Membentuk Karakter Anak Tangguh dan Percaya Diri
Rabu / 10-06-2026, 18:56 WIB
Thariq Halilintar Bantah Umrah Gratis, Serahkan Bukti Transfer Rp160 Juta ke Polisi
Rabu / 10-06-2026, 18:56 WIB
Kepercayaan Warga Eropa terhadap AS sebagai Sekutu Keamanan Merosot Tajam
Rabu / 10-06-2026, 18:56 WIB
Huawei Watch Fit 5 Pro Punya Banyak Kelebihan, Namun Tiga Hal Ini Layak Jadi Pertimbangan
Rabu / 10-06-2026, 18:55 WIB






