Selebritas Dilan Janiyar menyoroti kondisi perekonomian nasional, terutama lonjakan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang mencapai Rp16.250 per liter di Jakarta pada Rabu (10/6/2026).

Kekhawatiran itu disampaikan saat dirinya menghadiri sebuah acara televisi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

>>> Timnas U19 Indonesia Tantang Australia di Semifinal Piala AFF 2026

"Ya Allah, ya Allah, ya Allah. Pusing banget.

Naiknya tuh langsung, langsung berapa ribu. Kenapa nggak naiknya pelan-pelan ya?"

kata Dilan Janiyar.

Informasi perubahan tarif bahan bakar tersebut pertama kali diperoleh dari pengemudi pribadinya sesaat sebelum melakukan perjalanan pada malam hari.

"Aku juga cukup syok karena itu beritanya baru tadi malam. Begitu masuk mobil langsung driver aku bilang, 'Bu, Pertamax naik jadi sekian'.

Ya ampun cukup meresahkan, cukup mengkhawatirkan," lanjutnya.

Kenaikan harga BBM dinilai memiliki efek domino yang tidak hanya membebani sektor transportasi, tetapi juga berpotensi memicu lonjakan harga barang kebutuhan pokok.

"Semoga Indonesia segera pulih lagi ekonominya, semoga bisa ditekan lagi. Eh dolarnya jangan sampai nembus Rp18.000 gitu.

Kalau bisa, ya Allah. Gue panik banget," ungkap Dilan Janiyar.

Efek dari pergeseran nilai sirkulasi ekonomi diprediksi tidak langsung terlihat, namun secara perlahan akan merambah berbagai lini kehidupan.

>>> Dua Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua Australian Open 2026

"Jadi pasti ya makanya aku, aduh ya ampun semoga deh, semoga segera balik Indonesia pulih. Soalnya gaji juga nggak naik, UMR nggak naik, ya kan," sambungnya.

Kondisi finansial generasi muda atau Gen Z saat ini juga disebut sangat rentan dan bergantung pada situasi serbasulit sehingga memicu pola konsumsi tidak biasa.