AS Masukkan BYD dan Perusahaan China ke Daftar Hitam Militer
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) resmi memasukkan produsen otomotif BYD ke dalam daftar hitam.
Langkah ini juga menjerat sejumlah korporasi besar asal China lainnya.
>>> Kenaikan Pertamax Green 95 Menguras Kantong Pemilik Vespa Modern
Pemerintah AS menuduh perusahaan-perusahaan tersebut memberikan dukungan kepada militer China dan mengancam keamanan nasional.
Kebijakan ini memicu ketegangan baru di sektor industri global.
Dokumen berjudul "Entitas yang Diidentifikasi sebagai Perusahaan Militer China yang Beroperasi di Amerika Serikat" telah diperbarui.
Selain BYD, daftar tersebut mencakup Alibaba, Baidu, produsen baterai EVE Energy, serta produsen lidar Hesai dan Robosense yang disokong BYD.
WuXi AppTec, TP-Link, dan perusahaan rintisan robotika Unitree juga turut terseret.
>>> Mantan Bos Honda Desak CEO Mundur Akibat Kerugian EV Besar
Departemen Pertahanan AS menuduh perusahaan-perusahaan ini mendukung militer China secara langsung atau tidak langsung.
Daftar hitam ini dapat membatasi akses mereka ke pasar dan teknologi AS.
BYD sendiri merupakan produsen mobil listrik terbesar di dunia dan telah berekspansi ke berbagai negara.
Namun, langkah AS ini berpotensi menghambat ekspansi global BYD.
Belum ada tanggapan resmi dari pihak BYD maupun perusahaan China lainnya terkait keputusan ini.
>>> Hongqi G919: SUV Off-Road Bertenaga 831 hp dengan Desain Kontroversial
Ketegangan antara AS dan China di bidang teknologi dan militer terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Update Terbaru
6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Kuliah di Luar Negeri
Minggu / 26-07-2026, 02:52 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh Patriots di Tengah Negosiasi Kontrak
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Resident Evil 4 Remake Raup 560 Juta Dolar AS, Jadi Remake Terlaris Generasi Ini
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Lucasfilm Siapkan Film Star Wars: Starfighter untuk Rilis 2027
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Padres Hadapi Marlins, Miami Berusaha Akhiri 10 Kekalahan Beruntun
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Imigrasi AS Deportasi Mantan Pemain NFL Kenya Daniel Adongo
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Viruzz Hadapi Gero Arias di Laga Kelima La Velada del Ano 6
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
PlayStation Store dan Jaringan Down, Tanda Masa Depan All-Digital Sony?
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Yen Press Lisensi Tiga Judul Baru: Light Novel dan Manga
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Kodansha USA Umumkan Lisensi Manga Baru di San Diego Comic-Con
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
5 dari 100 Angkatan Kerja Indonesia Masih Menganggur di 2026, Jakarta Masuk Daftar
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Indonesia Tegaskan Komitmen Kemitraan Jangka Panjang dengan China
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Debat Hunter Biden dan Nick Fuentes Panas, Bahas Ras hingga Pembunuhan MLK
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
Minggu / 26-07-2026, 02:34 WIB







