Milomir Seslija secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan Persis Solo setelah klub tersebut terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada akhir musim 2025/2026.

Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu menyampaikan pesan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (9/6/2026).

>>> Rizky Ridho Beri Pesan Bijak Usai Friksi Beckham Putra dengan Suporter

Dalam unggahannya, Milo—sapaan akrabnya—juga memberikan pandangan mengenai langkah strategis yang harus diambil manajemen Laskar Sambernyawa agar bisa kembali bersaing.

"Semua stakeholder harus bersatu. Harus melakukan pemilihan dan seleksi pemain yang bagus, dan mereka harus bersabar dalam bekerja membangun tim.

Saya yakin Persis Solo akan kembali ke Super League musim depan," kata Milo kepada Bola. com.

Milo mengambil alih kursi kepelatihan Persis Solo di pertengahan musim saat tim dalam situasi sulit.

Ia mengakui bahwa menangani klub dengan sejarah panjang dan basis pendukung besar merupakan tantangan besar.

"Untuk semua ofisial, pemain, dan kalian, fans setia Persis. Waktunya telah tiba untuk mengucapkan perpisahan.

Ketika saya mengambil alih jabatan sebagai pelatih kepala, saya tahu bahwa saya bergabung dengan klub yang memiliki sejarah panjang dan semangat yang luar biasa, tetapi apa yang saya alami di sini melampaui semua harapan saya," tulisnya.

>>> Pengamat Soroti Kemajuan Fisik Pemain Diaspora Timnas Indonesia

Meski berakhir dengan degradasi, Milo tetap mengapresiasi dedikasi para pemain. Pria berusia 62 tahun itu menilai Andrei Alba dan rekan-rekannya sudah memberikan upaya maksimal.

"Terima kasih kepada para pemain saya atas setiap sesi latihan, setiap tetes tenaga yang kalian berikan di lapangan.

Kalian bukan hanya sekadar pemain, tetapi juga keluarga olahraga saya," tulisnya.