Kebijakan ini diproyeksikan mampu meningkatkan pasokan valas dan menebalkan cadangan devisa di pasar domestik.

Poin keempat mencakup komitmen bank sentral dalam mengoptimalkan instrumen bauran kebijakan demi menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar spot hingga transaksi forward.

Perry memastikan ketersediaan likuiditas perbankan serta pendalaman pasar uang untuk mengakomodasi masuknya aliran dana asing secara optimal.

Faktor terakhir bertumpu pada penguatan koordinasi antara BI dan Kementerian Keuangan untuk menjaga stabilitas makroekonomi serta mendorong pertumbuhan nasional.

>>> AS Tolak Wasit Piala Dunia 2026 Omar Artan karena Tuduhan Terorisme

"Agar fiskal dan moneter terus diarahkan untuk menggunakan kewenangan masing-masing dalam memperkuat stabilitas rupiah, meningkatkan daya tarik imbal hasil bagi investor asing, dan menjaga kecukupan likuiditas perbankan," tutup Perry.