Ruang terbuka hijau perlu disiapkan, kalau bisa ada ruang serbaguna, sarana rekreasi seperti lapangan futsal, penerangan yang baik, dan yang terpenting manajemen kawasan harus berjalan dengan baik," ujarnya.

Mengenai skema pembiayaan, pengelolaan awal kawasan ini tidak akan membebani warga. Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, "Untuk tahap awal tidak akan dipungut biaya.

Listrik dan air juga akan digratiskan terlebih dahulu. Nanti setelah enam bulan akan dilakukan evaluasi terkait pengelolaannya."

Proses administrasi dan verifikasi data calon penghuni rumah susun telah diselesaikan oleh PT KAI. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyatakan, "Data penghuni sudah kami siapkan.

Prioritas pertama adalah warga bantaran rel di Pasar Gaplok. Selanjutnya relokasi akan dilakukan secara bertahap untuk kawasan bantaran rel lainnya."

>>> Studi: Makin Banyak Gigi Hilang, Risiko Meninggal Lebih Cepat Naik

Pemindahan warga secara bergelombang dijadwalkan berjalan setelah seluruh aspek teknis operasional dan manajemen pengelolaan area dinyatakan siap sepenuhnya.