PT PELNI menyediakan sejumlah armada kapal laut untuk melayani pelayaran dari Ambon menuju Jakarta pada Juni 2026.

Jalur transportasi laut ini menjadi salah satu rute favorit yang menghubungkan wilayah Maluku dengan Pulau Jawa.

>>> Nikel Bullish, Smelter RI Tertekan Biaya Energi dan Harga Ore

Perjalanan laut ini akan melewati beberapa pelabuhan transit yang berada di kawasan Indonesia Timur dan Tengah.

Calon penumpang dapat memanfaatkan moda transportasi ini sebagai alternatif perjalanan yang lebih ekonomis.

Tarif tiket kapal PELNI untuk rute ini ditawarkan mulai dari Rp573.400 per penumpang selama masa periode promo untuk armada tertentu.

Terdapat tiga armada kapal yang disiapkan untuk melayani rute perjalanan dari Pelabuhan Ambon menuju Jakarta pada pertengahan Juni 2026.

Jadwal Kapal PELNI Rute Ambon ke Jakarta Juni 2026

KM Ciremai berangkat 10 Juni 2026 pukul 03.00 WIT dan tiba 13 Juni 2026 pukul 20.00 WIB dengan rute Ambon – Baubau – Makassar – Surabaya – Jakarta.

KM Nggapulu berangkat 11 Juni 2026 pukul 03.00 WIT dan tiba 15 Juni 2026 pukul 14.00 WIB dengan rute Ambon – Namlea – Baubau – Makassar – Surabaya – Jakarta.

>>> Biznet Tetap Perluas Jaringan Fiber Optik di Tengah Kenaikan Harga Bahan Baku

KM Labobar berangkat 20 Juni 2026 pukul 21.00 WIT dan tiba 24 Juni 2026 pukul 19.00 WIB dengan rute Ambon – Baubau – Makassar – Surabaya – Jakarta.

Durasi perjalanan laut dari Ambon menuju Jakarta bervariasi antara 3 hari 17 jam hingga 4 hari 11 jam, tergantung rute transit.

Harga Tiket dan Ketentuan Perjalanan

Harga tiket reguler kapal PELNI untuk kelas dewasa pada rute Ambon–Jakarta berada di kisaran Rp800.500 per orang.

Masyarakat diimbau melakukan pemesanan lebih awal karena kuota tiket dengan harga promo Rp573.400 berjumlah terbatas.

Calon penumpang diwajibkan membawa kartu identitas resmi yang masih berlaku seperti KTP sesuai dengan data yang tertera pada tiket.

>>> Jadwal KA Dharmawangsa Ekspres 2026 Rute Surabaya-Jakarta dan Tarif Tiket

Jadwal keberangkatan ini dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi operasional armada dan cuaca di laut.