Menkes Tegaskan Layanan BPJS Kesehatan Harus Setara Tanpa Sekat Ekonomi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan berhak mendapatkan kualitas pelayanan medis yang setara.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI dan Dewan Pengawas serta jajaran BPJS Kesehatan pada Selasa (9/6/2026).
>>> PT Makmur Berkah Amanda Tbk Targetkan Pendapatan Rp 295,97 Miliar pada 2026
Menurut Budi, sistem asuransi sosial berbasis gotong royong ini tidak mengenal pengelompokan fasilitas berdasarkan besaran iuran peserta.
Kebijakan penyetaraan melalui Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) terus digodok untuk menghapus sekat-sekat status ekonomi dalam pelayanan kesehatan dasar negara.
"Jadi tidak kelas 1 itu kasta Brahmana, kelas 3 itu kasta Sudra. BPJS adalah asuransi gotong royong.
Ini bukan asuransi komersial. Jadi sebenarnya secara konsep enggak benar tuh orang yang bayar tinggi lebih dapat service tinggi," kata Budi.
Masyarakat yang menginginkan akomodasi tambahan tetap bisa memanfaatkannya lewat asuransi swasta tambahan melalui skema Coordination of Benefits.
Penerapan KRIS ini ditujukan untuk mengakomodasi kepentingan mayoritas masyarakat Indonesia secara adil.
"Kalau Bapak/Ibu masih ngomongin 10 juta orang kelas 1 yang marah-marah, Bapak melupakan 280 juta orang yang di kelas 3," ujar Budi.
>>> Thierry Henry Desak Arsenal Segera Rekrut Pemain Baru Berkualitas
Kritik mengenai potensi ketidakpuasan dari peserta kelas premium dinilai tidak boleh mengaburkan fokus pemenuhan hak ratusan juta peserta kelas lainnya.
Akses kesehatan yang adil dipandang setara dengan hak warga negara dalam menggunakan fasilitas publik dasar.
"Apakah saya kalau mau jalan-jalan di taman berbeda dengan sopir saya? Kan tidak," tutur Budi.
Integrasi prinsip keadilan sosial ini dipandang sebagai esensi paling mendasar dari sistem jaminan kesehatan nasional.
Mobilitas pelayanan kesehatan bagi warga mampu maupun kurang mampu wajib disamakan kualitasnya.
"Karena harusnya dia kaya ataupun dia miskin, untuk BPJS sebagai asuransi sosial dia harus mendapatkan layanan yang sama.
>>> Gol Tunggal Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0
Unsur equity dan keadilannya ada di sana. Itu namanya sebabnya asuransi sosial," kata Budi.
Update Terbaru
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 27 Juli - 2 Agustus 2026
Minggu / 26-07-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 27 Juli - 2 Agustus 2026
Minggu / 26-07-2026, 04:00 WIB
Harga Porsche 911 Bekas Turun Rp 224 Juta, Mobil Listrik Bekas Justru Naik
Minggu / 26-07-2026, 03:49 WIB
AS dan Negara Mitra Tenggelamkan Dua Kapal Angkatan Laut Pensiunan dalam Latihan RIMPAC
Minggu / 26-07-2026, 03:46 WIB
Bea Cukai Uzbekistan dan China Perluas Kerja Sama Langsung
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Mike Vrabel Buka Kamp Latihan Patriots, Fokus ke Musim Baru
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Tigers Incar Kemenangan Seri dengan Casey Mize di Gundukan
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
San Pedro FC Pindahkan Laga Debut ke Stadion Marquesa Akibat Sertifikasi Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Podcaster Ramal Karier Dianna Russini sebagai Insider NFL Berakhir
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
BCA Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Ini Posisi dan Syaratnya
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Pura-pura Dibegal demi Klaim Asuransi, Pria di Jakbar Tusuk Tangan Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Kronologi Juru Bicara IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Lokasi Semua Skull dan Terminal di Level Pertama Halo Campaign Evolved
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB
Sega Janjikan Perayaan 30 Tahun Persona yang Meriah Setelah Pengungkapan Persona 6
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB







