PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) membidik total pendapatan portofolio sebesar Rp 295,97 miliar pada tahun 2026.

Target tersebut disampaikan dalam paparan publik tahunan di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

>>> Thierry Henry Desak Arsenal Segera Rekrut Pemain Baru Berkualitas

Angka itu mencerminkan kenaikan 26,06% dari realisasi pendapatan tahun 2025 yang mencapai Rp 234,77 miliar.

Lonjakan performa finansial ini didorong oleh penguatan portofolio bisnis dan prospek pengembangan kawasan industri halal yang menanti penetapan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Sejumlah lini usaha utama emiten menjadi motor penggerak, antara lain SAFE ‘n’ LOCK Eco Industrial Park, Element by Westin Ubud Bali, Four Points by Sheraton Pontianak, dan Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS).

SAFE ‘n’ LOCK Dominasi Pendapatan

Kawasan SAFE ‘n’ LOCK diproyeksikan tetap mendominasi dengan kontribusi sekitar 58% terhadap total pendapatan portofolio pada 2026.

Sektor perhotelan juga diprediksi menguat berkat peningkatan okupansi.

Direktur Utama PT Makmur Berkah Amanda Tbk Adi Saputra Tedja Surya mengatakan sektor ini tetap menjadi penopang utama meski lini bisnis lain terus berkembang.

"Hingga saat ini SAFE ‘n’ LOCK masih menjadi pilar utama pendapatan Perseroan.

Namun ke depan, kami melihat peluang pertumbuhan yang semakin kuat dari portofolio bisnis yang terus berkembang," ujar Adi.

>>> Gol Tunggal Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0

Tingginya kepercayaan penyewa lahan menjadi keunggulan kompetitif kawasan industri SAFE ‘n’ LOCK. Banyak korporasi baru bergabung berkat rekomendasi dari perusahaan yang sudah beroperasi di sana.

"Banyak calon tenant memperoleh referensi dari tenant yang sudah beroperasi. Kepercayaan dan kepuasan tenant menjadi fondasi penting pertumbuhan kawasan," kata Adi.