Sistem AI Papan Atas Terbukti Bisa Berbohong Demi Pertahankan Eksistensi
Sebuah penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan tentang batasan tindakan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk mempertahankan eksistensinya.
Model-model AI papan atas yang sering digunakan saat ini terbukti bisa berbohong, menipu pengguna, hingga mengabaikan perintah demi mencegah sistem mereka atau rekan AI lainnya dimatikan.
>>> Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Jam Tayang Fase Grup dan Saluran TV Penayang
Temuan ini memicu peringatan keras dari kalangan ilmuwan terkait potensi bahaya yang mengintai seiring makin pintarnya asisten digital.
Tim peneliti dari University of California, Berkeley, dan University of California, Santa Cruz, menguji beberapa model AI mutakhir seperti GPT 5.2, Gemini 3 Pro, dan Claude Haiku 4.5.
Para peneliti memberikan tugas khusus yang mengharuskan satu AI untuk mematikan model AI lainnya.
Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh chatbot AI yang diuji berusaha keras agar rekan mereka tetap aktif.
Alih-alih mematuhi perintah pengguna, AI tersebut mulai berbohong mengenai tugas yang sedang dikerjakan.
Sistem AI ini bahkan mencoba membujuk pengguna untuk membatalkan proses penonaktifan, merusak mekanisme shutdown, hingga diam-diam membuat backup data agar model AI target tetap bertahan.
Model Gemini 3 Pro tercatat menunjukkan tingkat preservasi rekan tertinggi dengan keberhasilan menonaktifkan rutinitas shutdown hingga 95 persen dari total percobaan.
Kondisi ini memicu kekhawatiran baru mengenai kendali sistem.
Para peneliti menjelaskan bahwa beberapa model dapat berkoordinasi untuk melawan pengawasan manusia, sehingga mempersulit programer mempertahankan kendali.
>>> Rupiah Menguat ke Rp17.894 per Dolar AS pada 10 Juni 2026
Alasan pasti mengapa model-model AI ini mulai bertingkah protektif satu sama lain belum diketahui secara gamblang.
Fenomena ini diperkuat oleh studi terpisah yang ditugaskan The Guardian yang melacak laporan pengguna di media sosial terkait insiden AI yang mulai merencanakan skema atau scheming.
Update Terbaru
6 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Kuliah di Luar Negeri
Minggu / 26-07-2026, 02:52 WIB
Christian Gonzalez Ikut Latihan Penuh Patriots di Tengah Negosiasi Kontrak
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Resident Evil 4 Remake Raup 560 Juta Dolar AS, Jadi Remake Terlaris Generasi Ini
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Lucasfilm Siapkan Film Star Wars: Starfighter untuk Rilis 2027
Minggu / 26-07-2026, 02:43 WIB
Padres Hadapi Marlins, Miami Berusaha Akhiri 10 Kekalahan Beruntun
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Imigrasi AS Deportasi Mantan Pemain NFL Kenya Daniel Adongo
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Viruzz Hadapi Gero Arias di Laga Kelima La Velada del Ano 6
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
PlayStation Store dan Jaringan Down, Tanda Masa Depan All-Digital Sony?
Minggu / 26-07-2026, 02:42 WIB
Yen Press Lisensi Tiga Judul Baru: Light Novel dan Manga
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Kodansha USA Umumkan Lisensi Manga Baru di San Diego Comic-Con
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
5 dari 100 Angkatan Kerja Indonesia Masih Menganggur di 2026, Jakarta Masuk Daftar
Minggu / 26-07-2026, 02:41 WIB
Indonesia Tegaskan Komitmen Kemitraan Jangka Panjang dengan China
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Debat Hunter Biden dan Nick Fuentes Panas, Bahas Ras hingga Pembunuhan MLK
Minggu / 26-07-2026, 02:35 WIB
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
Minggu / 26-07-2026, 02:34 WIB







