Google secara resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang khusus untuk menerjemahkan percakapan suara secara langsung.

Teknologi ini diberi nama Gemini 3.5 Live Translate.

>>> Telkomsel Borong Dua Penghargaan di Selular Award 2026

AI penerjemah ini memungkinkan pengguna berkomunikasi menggunakan bahasa ibu masing-masing, lalu mengonversi ucapan ke bahasa target hanya dalam hitungan detik.

Google mengklaim Gemini 3.5 Live Translate telah mendukung lebih dari 70 bahasa. Hasil terjemahan audio diklaim terdengar lebih natural dibandingkan sistem kompetitor.

Salah satu keunggulan utama adalah kemampuannya mempertahankan aspek emosional penutur, seperti intonasi, ritme bicara, dan tinggi rendah suara asli.

Dengan kelebihan tersebut, produk ini meminimalkan efek suara kaku seperti robot. Karakteristik unik gaya bicara penutur asli tetap dipertahankan.

Gemini 3.5 Live Translate mengadopsi model pemrosesan suara-ke-suara secara langsung (live speech-to-speech translation). Konversi bahasa berjalan real-time saat obrolan berlangsung.

Pengguna tidak perlu menunggu lawan bicara menyelesaikan satu kalimat utuh. Model ini dirancang untuk menyelaraskan kecepatan dan presisi agar obrolan tetap interaktif.

Teknologi ini juga dilengkapi fitur penyaring noise sekitar untuk menunjang pemakaian di berbagai kondisi lingkungan.

Ketersediaan Fitur di Google Translate dan Google Meet

Gemini 3.5 Live Translate kini sudah mulai diintegrasikan ke dalam ekosistem Google. Bagi masyarakat umum, fitur ini hadir lewat aplikasi Google Translate di Android dan iOS.

Bagi pengembang, model ini sudah dapat dicoba dalam format public preview melalui Gemini Live API dan Google AI Studio.

>>> AMD Prediksi Harga RAM DDR5 Sulit Turun hingga Tahun 2028

Untuk segmen korporasi, fitur ini dihadirkan dalam format private preview lewat Google Meet pada Juni 2026. Distribusi masif dijadwalkan menyusul pada akhir tahun.