Komponen seal pada Brushless DC Motor (BLDC) menjadi bagian yang paling sering mengalami keausan pada kendaraan listrik.

Kerusakan pada seal ini bisa merembet ke area dinamo penggerak dan mengganggu performa kendaraan secara keseluruhan.

>>> Cedera Leher C7 Hambat Momentum Mario Aji di Moto2 2026

Pemilik bengkel spesialis motor listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Muhlasin menjelaskan bahwa penurunan kondisi seal biasanya dipengaruhi oleh faktor usia pakai.

Letak komponen yang berada di area roda belakang dan menyatu dengan dinamo membuat perannya sangat vital.

"(Seal) di as rodanya, seal itu ada umurnya. Kalau sudah keras, air bisa masuk ke BLDC," ujar Muhlasin.

Fungsi dan Risiko Kerusakan Seal BLDC

Fungsi utama seal BLDC adalah mencegah masuknya air, debu, lumpur, dan kotoran lain ke dalam sistem penggerak.

Ketika material penyekat mengeras, kemampuan proteksinya menurun sehingga air berisiko masuk ke bagian dalam sistem BLDC.

>>> Harga BBM Pertamina Naik per 10 Juni 2026, Pertamax Jadi Rp 16.250

Mayoritas produsen motor listrik belum menetapkan standar resmi jadwal penggantian seal. Durasi pemakaian sangat bergantung pada kualitas material dan kondisi operasional, terutama saat berkendara di hujan atau banjir.

"Pabrikan memang tidak merilis jadwal resminya, jadi kami berpatokan pada kendaraan bensin. Kualitasnya sendiri memang tergantung brand-nya," ucap Muhlasin.

Biaya Penggantian Seal BLDC

Biaya penggantian seal BLDC relatif terjangkau dibandingkan perbaikan komponen utama lainnya. Komponen ini bersifat universal dan tersedia dalam berbagai merek di pasaran.

"Di sini (seal) yang termurah tidak sampai Rp 50.000, itu bahan biasa. Ongkos pasang di sini kisaran Rp 100.000 sampai Rp 150.000," kata Muhlasin.

>>> Harga Pertamax Naik: Jangan Tergiur 'Turun Kasta' ke Pertalite

Seal BLDC pada motor listrik lebih sering mengalami keausan dibandingkan baterai dan memerlukan penggantian secara berkala. Perawatan rutin pada komponen ini penting untuk menjaga performa kendaraan listrik.