Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 7,57 persen ke level 5.746,64 pada perdagangan Selasa (9/6/2026).

Lonjakan ini terjadi setelah indeks terpuruk selama empat hari berturut-turut.

>>> Kalahkan Mozambik, Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118

Sejak awal perdagangan, IHSG konsisten berada di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level terendah 5.318 sebelum ditutup di posisi tertinggi hari itu.

Data BEI melalui RTI mencatat volume transaksi mencapai 45,11 miliar saham. Nilai transaksi tercatat Rp 28,01 triliun.

Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan harga 678 saham. Sebanyak 89 saham melemah dan 48 saham stagnan.

Investor Asing Masih Jual Bersih

Meski IHSG naik signifikan, investor asing masih melanjutkan aksi jual bersih. Sepanjang perdagangan, net sell asing mencapai Rp 2,45 triliun di seluruh pasar.

Aksi jual asing terkonsentrasi pada saham perbankan berkapitalisasi besar.

>>> Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Pemilik LMPV Kena Dampak

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak dijual dengan nilai bersih Rp 490,46 miliar.

Disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 476,87 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 267,76 miliar.

Asing juga melepas saham TPIA, AMMN, DEWA, TLKM, CUAN, BBNI, dan ITMG.

Di sisi lain, beberapa saham mencatat beli bersih asing. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin dengan nilai Rp 24,39 miliar.

>>> Impor Logam Mulia Diperketat, Penyelundupan Emas ke India Melonjak

Saham lain yang dibeli asing antara lain TINS, RAJA, INDF, KLBF, EMAS, DSSA, JPFA, IMPC, dan CDIA. Lonjakan IHSG ini menunjukkan dominasi beli investor domestik dan rebound teknikal.