Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menorehkan prestasi yang melampaui ekspektasi pada musim debutnya di ajang Moto3 2026.

Setelah menyelesaikan delapan seri balapan, pembalap yang membela Honda Team Asia ini berhasil menduduki peringkat keenam dalam klasemen sementara.

>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Sapu Bersih Kemenangan

Veda Ega Pratama kini telah mengumpulkan total 71 poin.

Perolehan tersebut didukung oleh keberhasilannya meraih dua kali podium ketiga, tepatnya pada balapan Moto3 Brasil dan Moto3 Prancis.

Hasil finis ketiga di Prancis sendiri diperoleh setelah pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, terkena diskualifikasi.

Saat menemui awak media di Jakarta pada Selasa (09/06/2026), Veda Ega Pratama mengakui bahwa pencapaiannya saat ini sudah berada di luar dugaan awalnya.

"Ya cukup senang dengan hasilnya karena sebenarnya enggak mengira kalau bisa seperti ini. Karena memang targetnya kan tadinya bisa dapat poin sebanyak-banyaknya," Veda Ega Pratama menuturkan.

"Tapi ternyata setelah Thailand saya melihat saya bisa tarung di depan dan ya, tapi sampai sekarang masih banyak yang harus dipelajari," ungkapnya.

Kunci Adaptasi Cepat

Keberhasilan adaptasi yang cepat di kelas Moto3 menjadi salah satu kunci penting performa apik sang pembalap rookie.

Anak dari mantan pembalap Sudarmono ini menjelaskan metodenya dalam menguasai setiap sirkuit baru yang dihadapinya.

"Ya memang agak sulit, tapi dari tim juga mereka juga udah ada data-data dari tahun kemarin, dari rider lain dan juga ya biasanya ya mempelajari dari video juga.

Itu cara saya agar beradaptasi lebih cepat," Veda Ega Pratama menuturkan.

Meskipun mampu beradaptasi dengan cepat, Veda Ega Pratama menganggap setiap sirkuit memiliki tingkat kesulitan tersendiri.