BPJS Kesehatan Tanggung Klaim Penyakit Katastropik Rp17,39 Triliun
BPJS Kesehatan telah menggelontorkan dana klaim sebesar Rp17,39 triliun hingga April 2026 untuk membiayai 20,43 juta kasus dari tujuh kelompok penyakit katastropik.
Beban pembiayaan ini menjadi penyumbang terbesar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
>>> Argentina Hadapi Islandia Tanpa Messi Sejak Awal
Penyakit jantung menempati posisi teratas sebagai penyumbang biaya terbesar. Jumlah kasusnya mencapai 10,13 juta dengan nilai pembiayaan Rp6,06 triliun.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memaparkan rincian data penyakit katastropik lainnya dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.
"Posisi kedua ditempati gagal ginjal dengan 4,43 juta kasus dan biaya pelayanan sebesar Rp4,67 triliun.
Sementara kanker berada di posisi ketiga dengan 2,41 juta kasus yang menghabiskan anggaran Rp3,43 triliun," kata Prihati.
Penyakit stroke menyusul di posisi berikutnya dengan 3,20 juta kasus hingga April 2026 yang menghabiskan total biaya klaim Rp2,55 triliun.
>>> Citigroup Pangkas Proyeksi Harga Emas Kuartal III 2026 Jadi US$ 4.000
BPJS Kesehatan juga menggelontorkan dana untuk kasus sirosis hati sebesar Rp87,47 miliar dari 102.869 kasus, serta thalassemia sebesar Rp290,06 miliar untuk 133.657 kasus.
Hemofilia mencatat jumlah kasus paling sedikit yakni 27.520 kasus, namun memerlukan biaya tinggi mencapai Rp300,88 miliar.
Tingginya pembiayaan ini sejalan dengan tren tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, penyakit jantung menghabiskan Rp17,35 triliun untuk 29,73 juta kasus.
Secara akumulatif, total biaya tujuh penyakit katastropik sepanjang 2025 mencapai Rp50,28 triliun dari 59,94 juta kasus layanan kesehatan.
>>> Harga Emas Antam di Pegadaian 10 Juni 2026 Turun Rp 10.000 Per Gram
Besarnya pengeluaran untuk kategori penyakit tersebut terus memberikan tekanan berat terhadap ketahanan keuangan Program JKN. Rasio klaim BPJS Kesehatan sudah menyentuh angka 108,72% pada April 2026.
Update Terbaru
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0 di FIFA Matchday
Rabu / 10-06-2026, 09:04 WIB
Timnas Indonesia Kembali ke Peringkat 118 FIFA Usai Kalahkan Mozambik
Rabu / 10-06-2026, 09:00 WIB
WOW Group Merger MediaScience dan Eden Kreasi Indonesia untuk Solusi Digital Terintegrasi
Rabu / 10-06-2026, 08:57 WIB
PT Surya Pertiwi Tbk Bagikan Sisa Dividen Rp35 per Saham
Rabu / 10-06-2026, 08:57 WIB
Konflik Timur Tengah Picu Pelemahan Pasar Saham Asia Pasifik
Rabu / 10-06-2026, 08:56 WIB
Harga Pangan 10 Juni 2026: Beras Super dan Bawang Merah Naik
Rabu / 10-06-2026, 08:56 WIB
Harga Emas Antam Jatuh Rp 20.000 pada 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 08:56 WIB
Studi: Banyak Saran Morning Sickness di YouTube Tak Berdasar Ilmiah
Rabu / 10-06-2026, 08:56 WIB
IHSG Melonjak 7,57 Persen di Tengah Aksi Jual Bersih Asing
Rabu / 10-06-2026, 08:56 WIB
Memaknai Malam 1 Muharram 2026 dengan Dzikir dan Muhasabah
Rabu / 10-06-2026, 08:55 WIB
Harga Emas Antam 10 Juni 2026 Anjlok Rp 20.000 Per Gram
Rabu / 10-06-2026, 08:55 WIB
Petals of Reincarnation BLOOM Rilis Trailer Perdana Game Jelang Peluncuran di G123
Rabu / 10-06-2026, 08:52 WIB
Pemerintah Siap Terapkan Bahan Bakar B50 Mulai Juli 2026
Rabu / 10-06-2026, 08:52 WIB
Pertamina Patra Niaga Pertahankan Harga Pertalite dan Biosolar per 10 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 08:52 WIB






