Trump Tuding Ford dan GM Ingin Batasi Hak Konsumen Perbaiki Mobil Sendiri
Presiden Donald Trump kembali memicu perdebatan soal hak perbaikan kendaraan (right-to-repair).
Ia mengklaim para eksekutif Ford dan General Motors (GM) menginginkan undang-undang yang membatasi kemampuan pemilik mobil untuk memperbaiki kendaraannya sendiri.
>>> Mobil Listrik Buatan Meksiko Pertama, Olinia Uno, Hanya Rp134 Jutaan
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam acara di Oval Office pada 4 Juni. Ia menceritakan pertemuannya dengan petinggi Ford, GM, dan pengusaha Roger Penske.
"Mereka tidak ingin orang memperbaiki mobilnya," kata Trump. "Mereka ingin undang-undang yang melarang orang memperbaiki" kendaraan.
Inti Pertarungan Right-to-Repair
Pertarungan ini sebenarnya bukan soal perbaikan garansi. Debat berpusat pada semakin sulitnya memperbaiki mobil modern karena penggunaan sistem diagnostik dan komputer onboard.
Bengkel independen dan advokat konsumen menginginkan akses lebih luas ke perangkat lunak, data, dan alat yang diperlukan untuk diagnosis dan perbaikan.
Sementara itu, produsen mobil dan dealer menolak dengan alasan keamanan siber dan perlindungan teknologi proprietary.
Ford mengonfirmasi bahwa Andrew Frick, Presiden Ford Blue dan Model e, menghadiri pertemuan di Gedung Putih pada 3 Juni.
>>> Dodge Rilis Parfum Charger Seharga Rp400 Ribuan, Diklaim Wangi Maskulinitas
Isu perbaikan kendaraan memang dibahas, namun Ford menolak berkomentar lebih lanjut. GM juga enggan menanggapi pernyataan Trump secara langsung.
Trump tidak menyebutkan RUU spesifik yang dimaksud, dan Gedung Putih belum memberikan klarifikasi.
Ia juga menyinggung seorang pria yang disebutnya dihukum tujuh tahun penjara karena memperbaiki mobilnya sendiri, meski tidak jelas siapa yang dimaksud.
Pernyataan Trump ini konsisten dengan sikapnya sebelumnya terhadap alat pertanian.
Awal tahun ini, pemerintahannya mendukung hak petani untuk memperbaiki traktor dan peralatan lain, dengan alasan produsen tidak boleh membatasi akses alat perbaikan melalui regulasi federal.
>>> Toyota GR Buat Camry 700 HP dengan Dua Mesin dan Tujuh Silinder
Belum diketahui apakah seruan Trump terhadap Ford dan GM akan berdampak. Publik masih menunggu perkembangan selanjutnya.
Update Terbaru
Harga Porsche 911 Bekas Turun Rp 224 Juta, Mobil Listrik Bekas Justru Naik
Minggu / 26-07-2026, 03:49 WIB
AS dan Negara Mitra Tenggelamkan Dua Kapal Angkatan Laut Pensiunan dalam Latihan RIMPAC
Minggu / 26-07-2026, 03:46 WIB
Bea Cukai Uzbekistan dan China Perluas Kerja Sama Langsung
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Mike Vrabel Buka Kamp Latihan Patriots, Fokus ke Musim Baru
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Tigers Incar Kemenangan Seri dengan Casey Mize di Gundukan
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
San Pedro FC Pindahkan Laga Debut ke Stadion Marquesa Akibat Sertifikasi Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Podcaster Ramal Karier Dianna Russini sebagai Insider NFL Berakhir
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
BCA Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Ini Posisi dan Syaratnya
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Pura-pura Dibegal demi Klaim Asuransi, Pria di Jakbar Tusuk Tangan Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Kronologi Juru Bicara IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Lokasi Semua Skull dan Terminal di Level Pertama Halo Campaign Evolved
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB
Sega Janjikan Perayaan 30 Tahun Persona yang Meriah Setelah Pengungkapan Persona 6
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB
OceanVeil Tambahkan Love Hina, Level E, Yuru Yuri, DRAMAtical Murder, dan Anime Lainnya
Minggu / 26-07-2026, 03:39 WIB
Satpam Drakeo the Ruler Klaim Lihat YG Bawa Pisau Saat Perkelahian Fatal
Minggu / 26-07-2026, 03:39 WIB







