Benua Eropa berpotensi besar untuk meneruskan keunggulannya dalam ajang sepak bola terakbar antarnegara.

Sejarah mencatat bahwa dari 22 kali penyelenggaraan turnamen, sebanyak 12 trofi juara berhasil diboyong oleh tim-tim dari Benua Biru.

>>> Eni dan Petronas Resmikan Perusahaan Patungan Searah, Kelola 19 Aset Gas

Kekuatan sepak bola Eropa kembali diunggulkan untuk mendominasi kompetisi yang akan berlangsung di Amerika Utara mulai 12 Juni tersebut.

Sejumlah tim raksasa seperti Perancis, Spanyol, Jerman, dan Inggris menempati daftar teratas kandidat juara.

Perancis dan Spanyol Paling Diunggulkan

Analisis dari Al Jazeera terhadap 16 negara perwakilan UEFA menunjukkan bahwa Perancis menjadi tim yang paling dijagokan.

Skuad Les Bleus dinilai memiliki kedalaman komposisi pemain yang merata di setiap lini permainan.

Kylian Mbappe tetap menjadi motor serangan utama dengan dukungan dari Ousmane Dembele serta pemain muda Paris Saint-Germain, Desire Doue.

Ajang ini sekaligus menjadi momen perpisahan bagi pelatih Didier Deschamps setelah 12 tahun mengabdi.

Apabila berhasil menembus partai puncak, Deschamps akan menyamai rekor langka dengan mengantarkan negaranya ke final tiga kali berturut-turut.

Perancis sebelumnya mengamankan gelar juara pada edisi 2018 dan menempati posisi runner-up pada 2022.

Spanyol menguntit di posisi kedua sebagai penantang terkuat setelah menyandang status juara Eropa dan menduduki peringkat pertama FIFA.

Lamine Yamal menjadi pusat perhatian baru yang diharapkan mampu mengulang kejayaan generasi emas saat mengawinkan gelar Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.

Walaupun dua penampilan terakhir La Roja di Piala Dunia terhenti pada babak 16 besar, Al Jazeera memprediksi mereka mampu melaju hingga final sebelum akhirnya ditumbangkan oleh Perancis.