Luhut Ubah Skema Bansos Barang Jadi Tunai, Gunakan AI untuk Penyaluran
Pemerintah Indonesia akan mengubah skema penyaluran bantuan sosial (bansos) dari bentuk barang menjadi tunai atau direct cash transfer.
Keputusan ini disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (9/6/2026).
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Mulai Stabil
Skema baru ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengelompokkan para penerima manfaat.
Langkah digitalisasi tersebut ditargetkan mampu menghemat anggaran negara dalam jumlah yang signifikan.
Berdasarkan data yang dihimpun DEN, setiap penerima manfaat nantinya akan mendapatkan dana tunai sebesar Rp5,4 juta.
Skema ini menjadi bagian dari implementasi Government Technology (GovTec) yang sedang digalakkan pemerintah.
"Saya melihat nanti subsidi tidak akan lagi ke barang.
Subsidi akan langsung kepada yang menerima karena rata-rata kita kumpulkan semua bansos itu dengan cash transfer dan seterusnya, ada Rp5,4 juta per orang.
>>> DEN Soroti Efisiensi Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Pelemahan Rupiah
Ini nanti akan dikelompokkan dengan AI," ungkap Luhut.
Pemanfaatan AI tidak hanya terbatas pada sektor bansos. Pemerintah juga akan mendorong penggunaan AI dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung UMKM.
"Kita akan bisa mendorong untuk membuat UMKM dengan tentu memberikan KUR yang baik, karena orang ini sudah bisa dipantau dengan jelas latar belakangnya karena tadi, Government Technology," terang Luhut.
Penerapan basis digital dan AI ini berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Integrasi data melalui identitas tunggal ditargetkan dapat terwujud sepenuhnya pada akhir tahun ini agar seluruh bantuan lebih tepat sasaran.
"Mungkin akhir tahun ini akan ada Digital Single ID yang mengakibatkan semua bansos atau direct cash transfer itu akan targeted.
>>> Timnas Indonesia Ungguli Mozambik Lewat Gol Ole Romeny
Jadi akan sesuai dan itu akan menghemat angka cukup besar," pungkas Luhut.
Update Terbaru
Baca Killer Peter Chapter 144 Bahasa Indonesia, Rilis Hari Ini Jam Berapa?
Sabtu / 25-07-2026, 08:00 WIB
The Apartment Job Episode 6 Sub Indo dan Spoiler serta Link jangan LK21 tapi di KST: Hae Kang Resmi Duduk di Kursi Ketua
Sabtu / 25-07-2026, 06:00 WIB
Love in Sync Episode 8 Sub Indo serta Link dan Spoiler di KST Bukan LK21: Cinta yang Tertahan oleh Masa Lalu
Sabtu / 25-07-2026, 06:00 WIB
Sinopsis Om Shanti Om di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 26 Juli 2026 di ANTV
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Dhoom di Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 25 Juli 2026 di ANTV
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
YA ALLAH! Terikat Janji Kembali Turun Peringkat, Inilah Acara Televisi dengan Rating Terbaik Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Hotel Mumbai di Bioskop Trans TV Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis The Vault di Bioskop Trans TV Hari ini 25 Juli 2026
Sabtu / 25-07-2026, 05:00 WIB







