Benua Eropa berpotensi besar melanjutkan dominasi di Piala Dunia 2026. Sejarah mencatat, negara-negara Eropa telah meraih 12 dari 22 gelar juara sebelumnya.

Menjelang turnamen di Amerika Utara pada 12 Juni, kekuatan sepak bola Eropa kembali diunggulkan.

>>> BPJS Kesehatan Tunggu Keputusan Pemerintah soal Pemutihan Tunggakan Iuran Rp 14 Triliun

Analisis Al Jazeera terhadap 16 wakil UEFA memetakan kekuatan dan prediksi pencapaian tim-tim elite tersebut.

Prancis dan Spanyol di Puncak Prediksi

Prancis menempati posisi teratas sebagai tim paling dijagokan. Skuad asuhan Didier Deschamps memiliki kedalaman tim merata di semua sektor.

Kylian Mbappe tetap menjadi tumpuan utama di lini serang, didampingi Ousmane Dembele dan pemain muda Desire Doue.

Turnamen ini juga menjadi momentum emosional bagi Deschamps yang akan mengakhiri 12 tahun masa baktinya.

Spanyol membayangi Prancis sebagai penantang terkuat. Datang dengan status juara Eropa dan peringkat pertama FIFA, La Roja mengandalkan performa bintang muda Lamine Yamal.

Secara historis, Spanyol pernah mengawinkan gelar Euro 2008 dengan Piala Dunia 2010. Al Jazeera memprediksi Spanyol mampu menembus final, namun harus mengakui keunggulan Prancis.

Kebangkitan Jerman dan Tantangan Inggris

Jerman mulai memperlihatkan kebangkitan melalui generasi baru.

>>> Biawak Masuk Toko Roti di Singapura, Ditangkap Pelanggan

Setelah gagal lolos fase grup dalam dua edisi terakhir, Die Mannschaft bertumpu pada Florian Wirtz dan Jamal Musiala.

Pengalaman Joshua Kimmich dan Antonio Rudiger menjadi pilar penting di bawah arahan Julian Nagelsmann. Jerman diproyeksikan melaju hingga semifinal.

Inggris kembali memikul ekspektasi besar untuk mengakhiri puasa gelar sejak 1966. Harry Kane menjadi figur sentral sekaligus motor serangan The Three Lions.