Digital Edge mengumumkan penyelesaian struktur gedung CGK1 serta penandatanganan perjanjian pasokan listrik baru sebesar 1,45 GW dengan PT PLN (Persero) untuk kampus pusat data CGK.

Fasilitas yang berlokasi strategis di dekat klaster pusat data Cikarang dan Jakarta ini menelan total investasi mencapai US$4,5 miliar.

>>> Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.058 Meski Rentan Melemah Kembali

Infrastruktur tersebut dirancang khusus menggunakan teknologi pendinginan cair guna menunjang beban kerja kecerdasan buatan (AI) serta komputasi awan berskala besar.

Komitmen Daya Terbesar untuk Satu Kampus

CEO Digital Edge Indonesia Stephanus Oscar menyatakan bahwa pencapaian ini mempertegas kesiapan infrastruktur mereka dalam mengakomodasi lonjakan kebutuhan teknologi AI di tanah air.

“Ini merupakan komitmen daya terbesar yang pernah diamankan untuk satu kampus pusat data di Indonesia,” ungkap Stephanus dalam siaran pers, Senin (8/6/2026).

Penyediaan energi untuk kompleks komputasi intensif data ini didesain menggunakan skema 2 x 725 MVA dengan mengandalkan dua jalur suplai independen yang andal.

>>> MTI Usul Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Tidak Diterapkan Merata

“Dengan pasokan daya yang sepenuhnya terjamin untuk seluruh kawasan Kampus CGK, kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama dalam memastikan Indonesia memiliki fondasi kelistrikan berskala besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional,” paparnya.

Fasilitas modern ini juga ditargetkan memiliki nilai annualized PUE sebesar 1,25 sekaligus meraih sertifikasi LEED melalui integrasi sistem ramah lingkungan.

“Fasilitas ini dirancang untuk menargetkan annualized PUE terdepan di industri sebesar 1,25, meraih sertifikasi LEED, mengintegrasikan sistem daur ulang air dan energi terbarukan, serta menerapkan teknologi pendinginan cair untuk mendukung workload AI,” jelasnya.

Operasional jaringan kampus pusat data ini nantinya akan didukung penuh oleh infrastruktur kabel serat optik bawah tanah milik anak perusahaan mereka, Indonet.

>>> PLN Targetkan PLTS 1,225 GW Beroperasi pada 2029

Gedung CGK1 dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada kuartal IV-2026, yang kemudian disusul oleh pembangunan gedung kedua dan ketiga pada paruh pertama tahun 2027.