Kebijakan BI Naikkan Suku Bunga Acuan Berpotensi Perkuat Rupiah
Proyeksi tersebut didasarkan pada asumsi yield obligasi pemerintah AS (US Treasury) di kisaran 4,3% hingga 4,5% dengan spread sekitar 300 basis poin terhadap SBN Indonesia.
Menurut Ismail, spread di bawah 300 bps akan semakin sulit tercapai karena persepsi risiko Indonesia saat ini lebih tinggi.
Kondisi tersebut tercermin dari penurunan outlook lembaga pemeringkat internasional serta kenaikan credit default swap (CDS) Indonesia sepanjang tahun berjalan.
Ke depan, ia memperkirakan yield curve akan bergerak dari flattening menuju steepening, yang berarti kenaikan yield lebih banyak terjadi pada tenor panjang.
Prospek ke depan masih cenderung negatif bagi SBN tenor 10 tahun.
Dalam kondisi tersebut, Ismail merekomendasikan investor untuk memperbesar porsi investasi (overweight) pada obligasi tenor pendek maupun obligasi korporasi, karena buffer-nya dinilai masih kuat.
"Tapi untuk saat ini, pilihan yang paling aman untuk para investor, terutama yang sangat konservatif, kita memang sarankan ke short tenor terutama corporate bonds.
Yang mana corporate bonds ini kita melihatnya lebih aman karena kolapilitasnya lebih rendah dan yield-nya lebih tinggi," imbuhnya.
Meski demikian, Ismail menilai kenaikan BI Rate kali ini justru memberikan sentimen positif bagi nilai tukar rupiah. Menurut dia, kebijakan tersebut membantu memulihkan kepercayaan pasar yang sempat melemah.
>>> IGAR Targetkan Pertumbuhan Bisnis 9,69% pada 2026 dengan Capex Rp88 Miliar
"Tapi kalau kita lihat yang terjadi pada hari ini, walaupun kenaikannya itu 25 bps, itu tetap rupiahnya itu menguat dari Rp 18.200, sekarang sudah balik ke Rp 18.000 seperti itu," pungkasnya.
Update Terbaru
San Antonio Spurs Tekuk New York Knicks 115-111 di Game 3 Final NBA 2026
Selasa / 09-06-2026, 20:36 WIB
Pangeran Harry Rencanakan Kunjungan Keluarga ke Inggris Juli Mendatang
Selasa / 09-06-2026, 20:36 WIB
Eropa Berpeluang Lanjutkan Dominasi pada Piala Dunia 2026
Selasa / 09-06-2026, 20:36 WIB
Eni dan Petronas Resmikan Perusahaan Patungan Searah, Kelola 19 Aset Gas
Selasa / 09-06-2026, 20:35 WIB
Sinetron Terikat Janji Episode 63: Konflik Identitas Sena Memuncak
Selasa / 09-06-2026, 20:35 WIB
Kemenag dan Musyrif Diny Susun Panduan Kemabruran Haji untuk Jamaah
Selasa / 09-06-2026, 20:35 WIB
OJK Proyeksikan Pembiayaan Dana Tunai Multifinance Tumbuh Positif hingga 2026
Selasa / 09-06-2026, 20:33 WIB
STAR Asset Management Luncurkan Reksa Dana Fixed Income Baru
Selasa / 09-06-2026, 20:33 WIB
Menkes Ungkap Hasil Audit Kematian Empat Dokter Internship
Selasa / 09-06-2026, 20:32 WIB
Komunitas Brosqi Kampanyekan Budaya Keselamatan Berkendara di BSD
Selasa / 09-06-2026, 20:32 WIB
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Sementara Atas Mozambik
Selasa / 09-06-2026, 20:32 WIB
Luhut Ubah Skema Bansos Barang Jadi Tunai, Gunakan AI untuk Penyaluran
Selasa / 09-06-2026, 20:32 WIB
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,5 Persen, Rupiah Mulai Stabil
Selasa / 09-06-2026, 20:32 WIB
Komunitas Brosqi Kampanyekan Keselamatan Berkendara di Tangerang
Selasa / 09-06-2026, 20:29 WIB






