PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bersama 16 bank lainnya telah mengucurkan fasilitas kredit sindikasi berupa sustainability-linked loan (SLL) senilai US$750 juta kepada PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Penyaluran dana ini dilakukan pada Selasa (9/6/2026) dan merupakan langkah besar dalam mendorong transformasi industri ekstraktif menuju operasional yang lebih ramah lingkungan.

>>> iMe Entertainment Imbau ARMY Waspadai Penipuan Tiket Konser BTS

Skema SLL ini mengikat performa pembiayaan dengan indikator keberlanjutan, sehingga mendorong praktik operasional yang hijau.

Keterlibatan perbankan juga merepresentasikan strategi diversifikasi portofolio pembiayaan pada sektor mineral kritis yang menjadi penopang ekosistem energi bersih.

Dukung Hilirisasi Nikel dan Energi Bersih

Langkah ini sekaligus memperkuat hilirisasi nikel domestik, yang merupakan elemen vital dalam produksi baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.

Head of Corporate, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga, Miranty Supardi, menegaskan bahwa pihaknya mendukung aspek berkelanjutan di sektor ekstraktif melalui partisipasi pembiayaan ini.

>>> BPJS Kesehatan Defisit: Beban Pelayanan Capai Rp65 Triliun per April 2026

"Kami memahami bagaimana Vale Indonesia telah menerapkan best practice dalam operasionalnya, termasuk penggunaan energi terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga air (hydropower), sehingga mampu menghasilkan produk nikel dengan emisi rendah," ujar Miranty.

Ia menambahkan bahwa Vale Indonesia juga memiliki rencana pengembangan energi terbarukan dan elektrifikasi untuk menurunkan intensitas emisi di masa depan.

Langkah ini sejalan dengan target pencapaian Net Zero Emission dari CIMB Group pada 2050 mendatang.

>>> Respons Penambang Usai Pemerintah Batalkan Skema Gross Split untuk Minerba

Dukungan kepada PT Vale Indonesia Tbk bertujuan untuk memacu transisi energi sekaligus menyukseskan target pembangunan berkelanjutan domestik dan global.