Sebaliknya, serangan asam urat datang mendadak dengan nyeri hebat, sering digambarkan seperti sensasi terbakar. Serangan biasanya hanya mengenai satu sendi dalam satu waktu, paling sering di jempol kaki.

Sendi yang terkena tampak merah, bengkak, dan terasa panas. Nyeri hebat ini kadang disertai demam.

Pengobatan dan Pola Hidup

Obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen dapat membantu meredakan gejala kedua penyakit. Untuk asam urat, dokter sering meresepkan colchicine guna mengatasi nyeri akut.

Kortikosteroid seperti prednison juga digunakan untuk mengurangi peradangan. Namun, penanganan jangka panjang disesuaikan dengan penyebab masing-masing.

Terapi rematik bertujuan menekan sistem kekebalan yang terlalu aktif. Sementara pengobatan asam urat fokus pada penurunan kadar asam urat untuk mencegah pembentukan kristal.

Pengaturan pola makan sangat penting bagi penderita asam urat, termasuk membatasi alkohol, mengurangi daging tinggi purin, dan menjaga berat badan ideal.

>>> Timnas Indonesia Diunggulkan Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday

Perlu diketahui, seseorang bisa menderita rematik dan asam urat secara bersamaan. Oleh karena itu, pemeriksaan medis menyeluruh sangat penting untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.