Komisi IX DPR Kritik Izin Pembukaan Fakultas Kedokteran Baru
"Itu jalan keluarnya, daripada Bapak memberikan izin pada fakultas-fakultas kedokteran yang abal-abal itu. Kasihan, uji kompetensi enggak lulus karena kualitasnya rendah.
Yang rugi adalah rakyat Indonesia," imbuhnya.
Kekhawatiran terhadap Target 300 Perguruan Tinggi Kedokteran Baru
Edy Wuryanto menyoroti rencana pemerintah menambah hingga 300 perguruan tinggi kedokteran baru. Ia mengkhawatirkan penurunan standar mutu jika target kuantitas mengabaikan kualitas.
"Jadi saya agak worry juga ketika pemerintah ingin nambah 300 perguruan tinggi kedokteran, wong yang sekarang ada aja quality-nya dipertanyakan," kata Edy Wuryanto.
Ia mengingatkan agar ketimpangan rasio dokter dan penduduk tidak diselesaikan secara instan.
"Meskipun Pak Menteri Kesehatan memiliki perbandingan jumlah penduduk dengan dokter yang belum imbang, tapi hati-hati jangan sampai terjebak pada quantity tapi mengabaikan quality," ujarnya.
Menanggapi kritik, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan sistem pendampingan ketat. Kementerian membentuk perguruan tinggi pembina untuk melakukan mentoring terhadap institusi baru.
"Kita sebenarnya juga sudah membentuk namanya perguruan tinggi pembina untuk melakukan mentoring terhadap perguruan tinggi-perguruan tinggi penyelenggara kedokteran yang dianggap baru," kata Fauzan.
Selain itu, kementerian juga menyiapkan treatment khusus jika ditemukan wilayah dengan tingkat kelulusan UKOM rendah.
>>> Tower Bersama Infrastructure Bagikan Dividen Rp1,05 Triliun
"Ketika kami melihat ada satu wilayah yang membutuhkan, namun UKOM-nya rendah, tentu di sinilah kami juga melakukan treatment tersendiri," ungkap Fauzan.
Update Terbaru
DPR dan Pemerintah Sahkan Batas Usia Pensiun Baru Anggota Polri
Selasa / 09-06-2026, 15:49 WIB
OJK Panggil Toyota Astra Financial Services Terkait Dugaan Kekerasan Penagihan
Selasa / 09-06-2026, 15:49 WIB
Penjualan Mobil Mei 2026 Melonjak 14 Persen Secara Tahunan
Selasa / 09-06-2026, 15:49 WIB
Pemerintah Lanjutkan Efisiensi Anggaran pada 2027
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Chatib Basri: Tiga Opsi Kelola APBN di Tengah Tantangan Fiskal
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Ciputra Life Sesuaikan Strategi Investasi Hadapi Kenaikan Yield
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Markas Timnas Inggris di Florida Diguncang Gempa Jelang Laga Kontra Kosta Rika
Selasa / 09-06-2026, 15:48 WIB
Kementan Gandeng Billy Mambrasar untuk Berdayakan Petani Muda Papua
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB
Cara Praktis Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Lewat HP Tanpa Ribet
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB
Kehadiran Edwin Hidayat dan Anthony Leong Dinilai Percepat Transformasi Digital Telkom
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB
Laba Bersih BSI Melonjak 17,79 Persen Capai Rp2,80 Triliun
Selasa / 09-06-2026, 15:44 WIB
Mengenal Finazia, Penyanyi Duo MikkyZia yang Viral Usai Konser EXO
Selasa / 09-06-2026, 15:40 WIB
Saham Amman Mineral Berpotensi Melonjak 90 Persen
Selasa / 09-06-2026, 15:40 WIB
Xiaomi Resmi Luncurkan Redmi Pad 2 di Indonesia, Harga Rp2,3 Juta
Selasa / 09-06-2026, 15:39 WIB






