Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri pertandingan Game 3 Final NBA antara New York Knicks dan San Antonio Spurs di Madison Square Garden, New York, pada Senin, 8 Juni 2026 waktu setempat.

Kehadiran Trump sebagai presiden aktif AS pertama yang menonton langsung Final NBA memicu prosedur pengamanan super ketat layaknya di bandara.

>>> Aturan Baru FIFA Bikin Prancis Bermain dengan 10 Pemain

Akibatnya, antrean penonton mengular hingga lebih dari dua blok dan memicu sorakan kekecewaan dari para pemegang tiket.

Dilansir dari Japan Times, ketatnya pemeriksaan membuat lebih dari separuh kursi di dalam arena masih kosong meski pertandingan tinggal menyisakan waktu satu jam sebelum dimulai.

Pihak berwenang memasang pagar besi hitam yang membatasi pergerakan pejalan kaki di sekitar lokasi, sehingga memperlambat akses masuk bagi turis dan penglaju.

Sebelum pertandingan dimulai, manajemen New York Knicks melalui akun media sosial resmi mereka telah mengeluarkan pengumuman terkait kebijakan keamanan berlapis ini untuk mengantisipasi kepadatan.

"A strict no-bag policy will be in effect, and fans should make every effort to limit personal items to an absolute minimum.

Fans should expect enhanced security measures when entering Madison Square Garden, including TSA-style screening procedures.

Guests are strongly encouraged to arrive at least two hours before tip-off to allow additional time for screening and entry," sebut pihak manajemen New York Knicks.

Kritik dari Pengamat Olahraga

Kedatangan Trump ke arena pertandingan di pusat kota Manhattan ini menuai kritik tajam dari pengamat olahraga senior, Stephen A.

Smith, dalam acara siaran First Take di saluran ESPN.