"Tapi kalau misal berkurangnya hampir 50 persen, kemungkinan ada baterai yang udah benar-benar rusak," kata Yogig.

Batasan Kemampuan Prosedur Balancing

Meskipun efektif memulihkan daya, balancing tidak dirancang untuk memperbaiki sel baterai yang sudah rusak secara fisik atau struktural.

Pemilik wajib melakukan pemantauan berkala setelah proses ini.

Evaluasi performa bisa dilihat dalam beberapa siklus pengisian daya setelah balancing. Jika jarak tempuh kembali merosot dalam waktu singkat, maka komponen sel sudah rusak.

"Tapi kalau nanti udah di-balancing, ternyata dipakai nge-cas sampai kurang lebih lima kali cas, terus berkurang lagi jarak tempuhnya, nah itu berarti ada kemungkinan baterai sudah mengalami kerusakan," kata Yogig.

>>> Belajar dari Sejarah 10 Negara yang Pernah Menghadapi Krisis Moneter Parah

Prosedur balancing bertindak sebagai langkah deteksi awal bagi pemilik kendaraan. Proses ini memisahkan masalah ketidakseimbangan voltase biasa dengan kerusakan permanen pada baterai.