Potensi ke Depan

President of Indonesia Philippines Business Association (IPBA) Darmilo Sosa menilai skema barter ini menjadi langkah strategis memperkuat hubungan dagang kedua negara.

"Barter trading adalah sistem lama yang kami miliki, dan negara-negara berdua telah menikmatinya di masa lalu. Tapi kami melihat potensi bisnis yang baik dari ini," ujar Darmilo Sosa.

Ia menambahkan bahwa ke depan skema ini diarahkan pada produk bernilai tinggi dan teknologi, tidak hanya komoditas dasar.

"Ini akan menjadi model bisnis yang sangat baik, di mana kami mulai dengan abaca, dan mungkin dengan tobacco.

Tapi kami juga mencari produk berharga tinggi, teknologi tinggi di masa depan," ucap Darmilo Sosa.

Hubungan dagang bilateral sepanjang 2025 mencatat nilai total US$12,02 miliar dengan surplus bagi Indonesia sebesar US$8,42 miliar.

>>> Lionel Scaloni Berpeluang Samai Rekor Langka Vittorio Pozzo di Piala Dunia 2026

Kerja sama ini berpotensi membuka peluang pertumbuhan baru termasuk di sektor aviasi yang diperkirakan berkembang pesat dalam 5–10 tahun ke depan.