Harga emas batangan PT Antam Tbk diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Komoditas logam mulia ini diperkirakan rentan mengalami koreksi, namun tetap memiliki peluang penguatan.

Analis Ibrahim menyebutkan, harga emas Antam berpotensi turun ke level support pertama di Rp 2.708.000 per gram.

>>> Bocoran iPhone Fold: Desain Lipat Buku, Kamera Kapsul, dan Touch ID

Jika pelemahan berlanjut, support kedua berada di Rp 2.630.000 per gram.

Di sisi lain, jika terjadi penguatan, resistance pertama diprediksi di Rp 2.768.000 per gram. Resistance kedua berada di Rp 2.830.000 per gram.

Sebelumnya, pada Senin (8/6/2026), harga emas Antam tercatat naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.743.000 per gram.

Kenaikan ini terjadi setelah harga sempat anjlok Rp 32.000 ke Rp 2.738.000 per gram pada Sabtu (6/6/2026).

Sepanjang tahun 2026, harga emas Antam telah tumbuh 10 persen dari nilai awal Rp 2.488.000 per gram pada 1 Januari.

>>> REDMI Turbo 5 Resmi Meluncur di India pada 16 Juni 2026

Rekor tertinggi sepanjang masa tercatat di Rp 3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.

Nilai buyback atau harga beli kembali oleh Antam juga naik Rp 9.000 menjadi Rp 2.540.000 per gram pada Senin (8/6/2026).

Transaksi buyback dikenakan PPh 22 sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK. 10/2017.

Untuk buyback di atas Rp 10 juta, pemilik NPWP dikenakan pajak 1,5 persen, sedangkan non-NPWP sebesar 3 persen.

>>> Ulama Ungkap Keutamaan Mencari Rezeki Setelah Salat Subuh

Sementara itu, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.