Florentino Perez kembali memenangkan pemilihan presiden Real Madrid. Pria berusia 79 tahun itu akan memimpin klub hingga tahun 2030.

Dalam pidato setelah hasil pemilu diumumkan, Perez menegaskan komitmennya untuk terus membawa Real Madrid meraih gelar.

>>> OJK Soroti Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Obligasi Multifinance

"Kami telah memenangkan pemilu dan akan terus bekerja untuk menjaga Real Madrid tetap memenangkan gelar," ujarnya.

Manajemen baru di bawah kepemimpinannya bertekad mempertahankan standar tinggi di Santiago Bernabeu. Tradisi kemenangan menjadi fondasi utama status klub terbesar di dunia.

Salah satu target ambisius Perez adalah menambah koleksi trofi Eropa. Ia menargetkan gelar Liga Champions ke-16 dalam masa jabatannya.

Fokus pada Kemandirian Klub

Selain prestasi di lapangan, kemandirian institusi menjadi perhatian utama. "Inilah Real Madrid yang kita inginkan.

>>> Kemenkeu Imbau Warga Waspadai Video Hoaks Menteri Keuangan

Real Madrid yang independen dan tidak takut menghadapi tantangan maupun rintangan," kata Perez.

Manajemen berkomitmen memastikan klub tetap menjadi rumah bagi pemain terbaik dunia. Stadion Santiago Bernabeu yang baru bertransformasi juga akan dimaksimalkan potensinya.

Struktur kepemilikan klub tidak akan berubah dari model socios. Real Madrid tetap dikuasai sepenuhnya oleh para anggota resmi.

"Selama saya menjadi presiden, Real Madrid telah, sedang, dan akan selalu menjadi milik para anggotanya," tegas Perez.

>>> Harga Emas Antam Hari ini 8 Juni 2026: Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,54 Juta per Gram

Sistem kepemilikan tradisional ini dinilai sebagai identitas vital yang membedakan Real Madrid dari klub elite Eropa lainnya. Perez bertekad mewariskannya ke generasi berikutnya.