Laba kotor merosot 86,9 persen menjadi Rp 60,6 miliar.

EBITDA tercatat negatif Rp 11,1 miliar, dan perusahaan mengalami rugi bersih operasional Rp 11,2 miliar, berbanding terbalik dengan laba bersih Rp 259,0 miliar pada kuartal I 2025.

Profil Perusahaan

PT Citra Tubindo Tbk didirikan pada 1983 dengan pusat operasi di Batam, Kepulauan Riau.

Perusahaan berada di bawah naungan Vallourec, grup global yang fokus pada produk tubular industri energi.

Bisnis utama emiten ini meliputi penyediaan pipa, komponen pelengkap, dan jasa penunjang sektor minyak dan gas bumi.

Aktivitasnya mencakup pemrosesan dan finishing produk Oil Country Tubular Goods (OCTG), perlakuan panas, serta pembuatan ulir pada pipa baja tanpa sambungan.

Melalui anak usaha, CTBN juga menyediakan fasilitas pergudangan, layanan logistik, bongkar muat pelabuhan, dan penyewaan alat berat.

Pasar produk dan jasanya telah menembus Amerika Serikat, Kanada, Eropa, Australia, Timur Tengah, Brasil, Afrika, dan Asia.

Susunan Manajemen

Direksi PT Citra Tubindo Tbk terdiri dari Karim Kouche sebagai Direktur Utama, Saiful Mizra Bin Kassim sebagai Direktur, dan Susi Yulianti sebagai Direktur.

>>> Empat Pasang Kakak Beradik Bela Negara Berbeda di Piala Dunia 2026

Dewan Komisaris dipimpin oleh Mathieu Florent Jacques Barreau sebagai Komisaris Utama, dengan anggota Jerome Henry Marcel Favre sebagai Komisaris, dan Sudjono Suhardjo sebagai Komisaris Independen.