Analis dari Kiwoom Securities, Han Ji-young, mengatakan bahwa kejutan dalam data ketenagakerjaan AS memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan memberikan alasan untuk koreksi di pasar yang terlalu panas.

Han menilai bahwa situasi penurunan tajam ini kemungkinan besar tidak akan berlangsung berlarut-larut dalam beberapa hari ke depan.

"Peningkatan volatilitas tidak dapat dihindari, tetapi kecil kemungkinan penurunan akan berlangsung selama beberapa hari, mengingat tekanan valuasi KOSPI telah diturunkan oleh koreksi baru-baru ini dan momentum pendapatan tetap kuat untuk saham semikonduktor," ujar Han Ji-young.

Di tengah situasi pasar yang bergejolak, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan bahwa fundamental perekonomian domestik masih undervalued.

Sentimen positif sempat berembus ke beberapa saham setelah adanya pengumuman kerja sama teknologi terbaru dengan raksasa chip kecerdasan buatan asal Amerika Serikat.

>>> Brasil Coret Wesley Franca karena Cedera, Panggil Ederson untuk Piala Dunia 2026

Saham SK Hynix berhasil memangkas jarak pelemahan menjadi 3,2 persen, sementara perusahaan e-commerce Naver melonjak 14,9 persen setelah mencapai kesepakatan dengan Nvidia.