Apple akhirnya meluncurkan MacBook Neo, laptop termurah yang pernah dijual dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan harga mulai Rp10,7 juta, perangkat ini menawarkan performa memikat dalam balutan desain premium.

>>> Smart Ring: Fungsi, Kegunaan, dan 3 Rekomendasi Terbaik Lengkap dengan Harga

Laptop ini ditenagai chip Apple A18 Pro, RAM 8 GB, dan SSD 256 GB.

Layar Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel dan kecerahan 500 nits memberikan tampilan tajam serta warna akurat berkat dukungan P3 color gamut.

Desain Premium dan Port Terbatas

MacBook Neo menggunakan bodi unibody aluminium yang kokoh dengan bobot hanya 1,23 kg dan ketebalan 1,27 cm.

Chassis berbahan 90% material daur ulang terasa solid tanpa gejala flex, dilengkapi hinge presisi yang dapat dibuka dengan satu tangan.

Namun, varian termurah belum memiliki keyboard backlit dan Touch ID. Konektivitas hanya menyediakan dua port USB-C dan satu jack audio 3,5 mm.

>>> Lenovo Rilis Tablet Yoga Tab Android Setipis 6,2 Mm di Indonesia

Performa dan Daya Tahan Baterai

Chip A18 Pro memberikan performa responsif untuk multitasking dan editing video ringan.

Dalam pengujian Geekbench 6.7.1, skor Single-Core mencapai 3.535, Multi-Core 8.838, dan OpenCL 19.399.

Baterai 36,5 Wh sangat efisien. Saat bermain game Wuthering Waves selama 30 menit, baterai hanya berkurang 15%.

Untuk aktivitas normal, baterai bisa bertahan hingga dua hari. Pengisian daya dari 0 ke 100% memakan waktu sekitar 2 jam 10 menit.

MacBook Neo menjadi pilihan menarik bagi pelajar, mahasiswa, freelancer, dan pengguna Windows yang ingin beralih ke macOS.

>>> Samsung Batasi Update One UI 8.5 untuk Galaxy S22 dan Perangkat Lawas

Kompromi fitur seperti port terbatas dan SSD 256 GB terasa minor dibandingkan performa, layar, dan daya tahan baterai yang ditawarkan.