IHSG dan Rupiah Tertekan, IPOT Rekomendasikan Saham TINS, CUAN, dan KETR
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam tekanan berat akibat sentimen domestik yang negatif dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Berdasarkan riset IPOT, kombinasi inflasi Mei yang melampaui ekspektasi sebesar 3,08% year on year, rupiah yang menembus level Rp18.000, serta total net foreign sell year to date mencapai Rp60,8 triliun mencerminkan erosi kepercayaan investor yang sistemik.
>>> Persija Jakarta Dikabarkan Bidik Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
Pelaku pasar disarankan mencermati rilis data ekonomi domestik pekan ini, seperti cadangan devisa Mei pada Senin (8/6), indeks keyakinan konsumen Mei pada Rabu (10/6), dan penjualan ritel April pada Kamis (11/6).
Penurunan cadangan devisa dikhawatirkan menambah kecemasan pasar terhadap efektivitas langkah stabilisasi mata uang oleh Bank Indonesia.
Untuk mengantisipasi situasi ini, investor disarankan mengurangi porsi investasi pada saham lapis kedua dan ketiga yang minim likuiditas.
Investor juga diimbau tidak agresif melakukan averaging down sebelum kurs rupiah bergerak stabil dan grafik harga saham membentuk landasan kuat.
Bagi investor jangka menengah, saham blue chip berkapitalisasi besar di sektor perbankan dan consumer staples mulai menarik karena valuasi yang rendah secara historis.
Proses akumulasi saham tersebut sebaiknya dilakukan bertahap dengan volume terbatas sambil memantau kebijakan moneter bank sentral.
>>> Mengenal Ikan Gabus Raksasa, Predator Air Tawar yang Agresif dan Invasif
Rekomendasi Saham IPOT
Di tengah volatilitas pasar, IPOT merilis tiga saham pilihan yang dinilai potensial untuk ditradingkan pekan ini.
Pertama, PT Timah Tbk (TINS) direkomendasikan beli dengan entry level Rp3.150, target harga Rp3.340, dan stop loss Rp3.050.
Secara teknikal, saham ini mampu bertahan di atas support 2.900 dan stabil di atas EMA5.
Kedua, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) direkomendasikan beli pada level Rp675, target profit Rp715, dan stop loss Rp655.
Pergerakan saham CUAN berpeluang reversal pada EMA5 dan berpotensi membentuk tren naik.
Ketiga, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) direkomendasikan beli dengan entry Rp560, target harga Rp600, dan stop loss Rp540.
>>> Lamine Yamal Dipastikan Absen Lawan Peru Akibat Cedera Hamstring
Dalam sepekan terakhir, saham KETR menunjukkan pola uptrend dan bergerak volatil di rentang EMA5 hingga EMA50.
Update Terbaru
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 24 Juli 2026, Tarif Rp8.000
Jumat / 24-07-2026, 07:02 WIB
Dokter Tifa Batal Diadili, Jokowi Disebut Ikut Selamat
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Diduga Diperas Rp50 Juta oleh Oknum Polisi, Pedagang BBM Eceran Ngadu ke DPR
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Heboh Diduga Diculik, Atlet Golf Jesslyn Ternyata Terbang ke Luar Negeri
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Citizen Luncurkan Edisi Terbatas Tsuyosa Shore dengan Gaya Diver Vintage
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Gaya Seksi Cinta Laura Pakai Cut-out Dress di Turki, Body Goals Bikin Salfok
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Kapal LNG Es Pertama Merapat ke Terminal Gas Polandia, Tandai Perubahan Pasokan
Jumat / 24-07-2026, 07:01 WIB
Hakim Federal Jatuhkan Hukuman Seumur Hidup untuk Pembunuh Mantan Ketua DPR Minnesota
Jumat / 24-07-2026, 06:57 WIB
Kode Shindo Life Juli 2026: Dapatkan Free Spins dan RELLcoins
Jumat / 24-07-2026, 06:54 WIB
Penggemar Splatoon di Inggris: Jangan Bayar Lebih untuk Paket Tiga Deep Cut amiibo
Jumat / 24-07-2026, 06:54 WIB
Jon Bernthal Ungkap Proses Transisi Punisher ke Spider-Man: Brand New Day
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB
Ryan Adams Batalkan Tur Eropa Akibat Kesulitan Finansial
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB
Ketegangan Meningkat antara Gedung Putih dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB
Braves Hadapi Padres di Laga Penentu Seri Kandang
Jumat / 24-07-2026, 06:53 WIB







