Sejumlah media internasional memberikan penghormatan besar atas keberhasilan petenis Jerman, Alexander Zverev, yang sukses meraih gelar Grand Slam pertamanya setelah memenangi laga final dramatis di French Open pada Minggu, 7 Juni 2026.

Kemenangan bersejarah atas petenis Italia, Flavio Cobolli, tersebut dinilai mengakhiri penantian panjang sekaligus menghapus beban berat yang selama ini dipikul oleh sang unggulan ketiga dunia.

>>> Timnas Italia Uji Coba Lawan Yunani untuk Matangkan Skuad Piala Dunia 2026

Berbagai surat kabar Eropa menyoroti bagaimana jalannya pertandingan sengit yang berakhir dengan tangisan haru Zverev di lapangan tanah liat Paris.

Sorotan Media Eropa

Media asal Prancis, L'Equipe, menggarisbawahi status Zverev sebagai favorit utama setelah tumbangnya petenis unggulan lain di babak awal turnamen.

Sementara itu, surat kabar Prancis lainnya, Le Figaro, menyoroti perjuangan mental yang harus dilewati oleh petenis asal Hamburg tersebut sepanjang pertandingan final yang menegangkan.

Dari Italia, kekalahan Flavio Cobolli di set penentu tetap mendapat apresiasi tinggi atas perlawanan sengit yang ia berikan hingga memaksa pertandingan berjalan penuh sebanyak lima set.

>>> Alexander Zverev Juara Roland Garros 2026, Kalahkan Cobolli

Media Italia lainnya, Tuttosport, menambahkan analisis mengenai dominasi total yang ditunjukkan Zverev pada set kelima setelah sempat mendapat perlawanan ketat.

Di Spanyol, keberhasilan ini dipandang sebagai pembuktian bahwa Zverev mampu menjawab keraguan publik, termasuk kritik dari legenda tenis negaranya sendiri, Boris Becker.

Media Spanyol, Marca, juga menegaskan pentingnya kemenangan ini bagi posisi Zverev di jajaran pemain terbaik dunia.

>>> Kroasia Ungguli Rekor Pertemuan Jelang Hadapi Slovenia di Varazdin

Terakhir, media Inggris The Telegraph merangkum emosi yang meluap dari kedua pemain akibat banyaknya kesalahan sendiri sebelum akhirnya Zverev mengunci kemenangan.