Petenis Jerman Alexander Zverev akhirnya meraih gelar Grand Slam pertamanya. Ia menaklukkan Flavio Cobolli dari Italia di final Roland Garros 2026, Minggu (7/6/2026).

Pertandingan di lapangan Philippe-Chatrier berlangsung sengit selama 4 jam 17 menit. Zverev menang dengan skor 6-1, 4-6, 6-4, 6-7 (5-7), dan 6-1.

>>> Kroasia Ungguli Rekor Pertemuan Jelang Hadapi Slovenia di Varazdin

Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang Zverev. Sebelumnya, ia kalah di tiga final Grand Slam.

Cobolli sempat bangkit dengan merebut set kedua dan keempat. Namun, kelelahan fisik membuatnya takluk di set penentu.

Final Roland Garros tahun ini menjadi yang ketiga berturut-turut yang harus diselesaikan dalam lima set. Hal itu menunjukkan tingginya persaingan di turnamen ini.

Zverev kini menjadi pemain ke-59 di era Open yang memenangi Grand Slam. Ia juga petenis Jerman ketiga setelah Boris Becker dan Michael Stich yang meraih gelar ini.

>>> Christian Eriksen Kolaps di Laga Denmark vs Ukraina, Kini Sadar

Petenis berusia 29 tahun itu mengaku sangat emosional.

"Saya mengalami momen terburuk di lapangan ini empat tahun lalu (cedera pergelangan kaki) dan dua tahun lalu (kalah di final).

Sekarang, saya mengalami momen terbaik. Akhirnya, happy ending," ujarnya.

Zverev menegaskan bahwa final kali ini adalah momentum yang tidak boleh disia-siakan. "Ini final atau tidak sama sekali," katanya.

>>> Italia Uji Coba Lawan Yunani di Stadion Pankritio

Dengan kemenangan ini, Zverev mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama tenis dunia bersama Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz.