Pebalap remaja Kimi Antonelli berhasil memenangi balapan Formula 1 Grand Prix Monako pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ia mengungguli Lewis Hamilton dalam restart setelah balapan sempat ditangguhkan akibat kerusakan lintasan.

>>> Oman Kalahkan Mozambik 1-0 di Jakarta Lewat Gol Issam Al-Subhi

Perlombaan di sirkuit Monte Carlo terpaksa dihentikan sementara dengan kibaran bendera merah pada lap 68 dari total 78 putaran.

Pengawas balapan FIA melakukan investigasi setelah permukaan aspal di Tikungan 19 dilaporkan hancur dan mengelupas.

Kondisi lintasan yang memburuk memicu kecelakaan beruntun yang menimpa Lance Stroll dan Charles Leclerc.

Beberapa kali mobil keselamatan dikerahkan sebelum balapan benar-benar dihentikan.

Banjir Penalti dan Nasib Buruk Pebalap

Seri ini juga diwarnai banjir penalti akibat pelanggaran kecepatan di jalur pit yang menjerat George Russell, Pierre Gasly, Franco Colapinto, dan Sergio Perez.

GP Monako menjadi mimpi buruk bagi tim McLaren setelah juara dunia bertahan Lando Norris terpaksa menyudahi balapan lebih awal di dalam pit akibat kendala unit daya.

Max Verstappen gagal melakukan start dari baris depan karena mobil RB22 miliknya mati total saat lampu start padam.

Ia harus menyudahi balapan pada lap pertama.

"What should I do?" tanya Verstappen melalui radio tim kepada mekaniknya.

>>> Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026

Kepala mekanik Red Bull, Gianpiero Lambiase, memintanya untuk mengamankan kendaraan.

Verstappen menjelaskan bahwa mesin mobilnya merespons secara aneh sejak pemanasan dan akhirnya mati saat kopling dilepas.

Ia hanya mengandalkan baterai untuk bergerak maju dan diminta kembali ke pit secara perlahan.

Kekecewaan Leclerc dan Norris

Charles Leclerc mengalami kecelakaan dari posisi ketiga tepat saat balapan dimulai kembali setelah insiden Stroll.