Becker juga berseloroh lega karena lawan Zverev bukan Sinner, meski tetap orang Italia. Zverev sendiri kini fokus pada pertandingan berikutnya dan lawan di seberang net.

Cobolli mengaku tidak pernah memberikan tekanan pada dirinya sendiri. Ia lebih memilih menikmati momen seperti anak kecil dengan gairah besar dan senyuman lebar.

Petenis berusia 24 tahun itu juga mengakui sedikit takhayul selama turnamen, seperti mandi di bilik yang biasa digunakan Rafael Nadal.

"Saya sedikit lebih gila minggu ini dari biasanya," akunya.

Sementara itu, Jakub Mensik yang kalah dari Zverev di semifinal menyebut pengalaman dua pekan terakhir luar biasa. Ia bangga dengan pencapaiannya dan berterima kasih kepada pendukung.

>>> Michael Carrick Rombak Skuad Manchester United dengan Dana Penjualan Greenwood

"Selamat untuk Alexander Zverev, semoga berhasil di final," tulis Mensik.