Petenis Jerman Alexander Zverev akan berhadapan dengan wakil Italia Flavio Cobolli di final tunggal putra French Open 2026.

Pertandingan digelar di Roland Garros, Paris, pada Minggu pukul 15.00 waktu setempat.

>>> Manchester United Berpeluang Tikung Bayern Munich dalam Perburuan Nathaniel Brown

Kedua pemain sama-sama berpeluang meraih gelar Grand Slam pertama dalam karier mereka. Zverev melaju ke final setelah mengalahkan Jakub Mensik dari Republik Ceko di semifinal.

Sementara itu, Cobolli mendapat keuntungan lolos langsung setelah Matteo Arnaldi mundur akibat terserang virus. Cobolli merupakan unggulan ke-10 dan baru pertama kali melampaui putaran ketiga di Paris.

Persahabatan Dikesampingkan

Zverev dan Cobolli merupakan teman dekat sejak menjadi rekan satu tim di Laver Cup 2024. Namun, keduanya menegaskan akan mengesampingkan persahabatan demi gelar juara.

"Dia pemain hebat, orang hebat," kata Zverev. Ia juga menyukai ayah Cobolli dan menganggap mereka sebagai orang-orang yang sangat baik.

Zverev menambahkan bahwa dalam final Grand Slam, mengesampingkan persahabatan tidaklah sulit karena itu berarti mencapai panggung terbaik tenis.

"Anda tetap mencoba saling mengalahkan dan menang, itu tidak masalah," ujarnya.

Rekor Buruk Zverev

Meskipun diunggulkan, Zverev dibayangi rekor buruk setelah kalah dalam tiga final Grand Slam sebelumnya.

Ia kalah dari Dominic Thiem di US Open 2020, Carlos Alcaraz di French Open 2024, dan Jannik Sinner di Australian Open.

>>> Victor Lai Juara Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Jonatan Christie

Mantan petenis Boris Becker mengingatkan bahwa enam kekalahan terakhir Zverev berasal dari petenis Italia, termasuk Sinner dan Luciano Darderi.

"Enam kekalahan terakhirnya melawan pemain Italia. Saya tidak ingin membagikannya, tapi saya harus," kata Becker.