>>> Arsenal Hadapi Jalan Terjal Rekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid

Lima posisi terbesar portofolio meliputi MPMX (17,6%), SSIA (16,4%), SRTG (16%), MTEL (14,1%), dan PWON (10%).

Menghadapi kuartal III 2026, HPAM akan mengedepankan diversifikasi sektor dan pemilihan saham berbasis fundamental kuat. Kriteria utama meliputi tata kelola baik, profitabilitas berkelanjutan, dan kepatuhan syariah.

Perusahaan terus memantau indikator makroekonomi dan sentimen untuk menyesuaikan portofolio secara oportunistis.

Reza memproyeksikan pasar saham jangka pendek masih fluktuatif karena investor mencermati suku bunga global, stabilitas rupiah, dan arus modal asing.

Prospek investasi jangka menengah hingga panjang dinilai tetap konstruktif. Fundamental ekonomi nasional ditopang konsumsi domestik, inflasi terkendali, dan stabilitas sektor keuangan.

Penurunan pasar beberapa bulan terakhir membuat valuasi saham lebih menarik dibanding rata-rata historis.

"Hingga akhir tahun, peluang perbaikan kinerja tetap terbuka apabila stabilitas pasar global membaik dan arus dana kembali," kata Reza.

Bagi investor konservatif, disarankan fokus pada pasar uang dan pendapatan tetap durasi pendek. Investor moderat dapat menerapkan kombinasi reksadana pendapatan tetap dan saham.

Investor agresif berhorizon panjang dapat meningkatkan eksposur reksadana saham secara bertahap.

>>> Bayern Munchen Gagal Rekrut Rio Ngumoha, Arsenal dan Manchester United Terdampak

"Kuartal III bukan hanya melindungi portofolio dari volatilitas, tetapi juga mempersiapkan posisi untuk menangkap peluang pertumbuhan," tutup Reza.