Bayern Munchen dipastikan gagal merekrut pemain muda Liverpool, Rio Ngumoha. Kegagalan ini berpotensi memicu efek domino yang melibatkan Arsenal dan Manchester United di bursa transfer musim panas.

Kabar ketertarikan raksasa Bundesliga terhadap Ngumoha sempat mencuat pada Jumat, 5 Juni 2026.

>>> OJK Susun Aturan Baru Laporan Aktuaris dan Rencana Bisnis Asuransi

Manajemen Bayern ingin memperkuat sisi sayap kiri, meskipun Luis Diaz tampil impresif dan mempersembahkan gelar ganda domestik di musim perdananya.

Jurnalis The Athletic, David Ornstein, menyebut Ngumoha sebagai buruan utama Bayern. Namun, Liverpool langsung merespons dengan menegaskan pemain berusia 17 tahun itu tidak akan dilepas.

Ngumoha masih terikat kontrak dengan Liverpool hingga 2028. Ia baru mengetahui minat Bayern saat berada di Florida mendukung Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Sepanjang musim lalu, Ngumoha mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi dengan dua gol dan satu assist.

Performanya menjadi poin positif di tengah periode sulit Liverpool di bawah asuhan Arne Slot yang kini telah berpisah dengan klub.

Jurnalis Sky Germany, Florian Plettenberg, mengonfirmasi pembicaraan antara Bayern dan perwakilan Ngumoha resmi berakhir. Padahal sebelumnya sempat diklaim telah mencapai kesepakatan verbal.

Faktor utama kegagalan ini adalah sikap keras manajemen Liverpool yang menutup rapat peluang kepergian pemain mudanya.

Plettenberg menjelaskan Bayern telah berusaha maksimal, termasuk panggilan telepon dan pertemuan langsung antara Vincent Kompany dan Ngumoha.

Ngumoha menjadi prioritas utama Bayern setelah gagal mengamankan Anthony Gordon yang memilih Barcelona.

Arsenal dan Manchester United Masuk Pusaran Rumor

Akibat gagal mendapatkan Ngumoha, Bayern kini membidik nama alternatif. Bek kiri Eintracht Frankfurt, Nathaniel Brown, dan gelandang PSV Eindhoven, Ismael Saibari, masuk daftar buruan.