Reksadana menjadi pilihan investasi yang paling mudah dan terjangkau bagi pemula. Dengan modal awal hanya Rp 10.000, siapa pun bisa mulai berinvestasi.

Ada empat jenis reksadana yang bisa dipilih, yaitu reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

>>> Setelah Pakai Galaxy Z Flip 7, Saya Tak Akan Beli Flip 8 Jika Samsung Tak Perbaiki Ini

Masing-masing memiliki profil risiko yang berbeda, sehingga investor bisa menyesuaikan dengan tujuan keuangannya.

Cara Membeli Reksadana Online

Platform digital seperti Bareksa, Bibit, dan Tokopedia memudahkan pembelian reksadana. Prosesnya semudah belanja online, cukup dengan mengunduh aplikasi, mendaftar, dan melakukan deposit.

Setelah memiliki akun, investor bisa memilih produk reksadana yang sesuai. Pembelian dapat dilakukan kapan saja dengan nominal kecil, bahkan mulai dari Rp 10.000.

>>> Gemini di Android Auto Ubah Perjalanan Jadi Waktu Produktif

Reksadana cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan diversifikasi portofolio, risiko investasi dapat dikelola lebih baik.

Bagi pemula, disarankan untuk memulai dengan reksadana pasar uang yang berisiko rendah. Setelah memahami mekanisme investasi, bisa beralih ke jenis reksadana lain dengan potensi keuntungan lebih tinggi.

>>> Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level Siaga, Zona Eksklusi 5 Km

Tips memilih reksadana antara lain memperhatikan kinerja historis, biaya pengelolaan, dan reputasi manajer investasi. Jangan ragu untuk membaca prospektus sebelum membeli.