Secara global, lalu lintas internet justru lebih didominasi perangkat desktop dengan porsi sekitar 60 persen, sementara mobile hanya 40 persen.

Temuan ini kembali memicu perbincangan mengenai "Dead Internet Theory", yang berspekulasi bahwa sebagian besar interaksi di dunia maya digerakkan oleh sistem otomatis.

Meskipun awalnya dianggap berlebihan, kehadiran AI generatif dan agen AI yang masif membuat teori tersebut semakin relevan. Jaringan Cloudflare melayani sekitar seperlima total lalu lintas internet dunia.

>>> Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Beruntun, Catat Rekor Terpanjang

Matthew Prince memprediksi masa depan operasional web akan bertransisi menuju skema "pay to crawl", di mana perusahaan AI atau pemilik bot wajib membayar kompensasi untuk mengakses data situs web.