Peretas Eksploitasi Celah Zero-Day Cisco Catalyst SD-WAN
Cisco tengah menghadapi ancaman keamanan siber serius akibat eksploitasi celah zero-day pada perangkat lunak manajemen Catalyst SD-WAN.
Kelompok peretas yang belum teridentifikasi melancarkan serangan ini, seperti dilansir dari laporan The Register pada Minggu (7/6/2026).
>>> PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia Ungkap Pentingnya Karoseri Truk
Kerentanan yang teridentifikasi sebagai CVE-2026-20245 ini dipicu oleh kesalahan validasi input data pengguna dalam sistem aplikasi.
Melalui kelemahan ini, penyerang lokal yang telah melakukan autentikasi dapat menyusupkan dokumen khusus untuk menaikkan hak akses serta mengeksekusi perintah dengan otoritas tertinggi.
Masalah keamanan ini berdampak pada seluruh versi perangkat lunak SD-WAN, baik yang diterapkan secara lokal, berbasis awan, maupun jaringan bersertifikasi FedRAMP.
Perusahaan atau organisasi pengguna berisiko mengalami eksploitasi akun karyawan biasa atau akun curian untuk naik jabatan secara ilegal menjadi admin tertinggi.
Begitu menjadi admin tertinggi, peretas bisa melihat, mengubah, memata-matai, atau mengunci seluruh lalu lintas data perusahaan yang melewati jaringan Cisco.
Pihak vendor mengonfirmasi serangan siber ini mulai terendus pada Juni 2026.
Cisco membeberkan batasan teknis terkait mekanisme serangan. "Untuk mengeksploitasi kerentanan ini, penyerang harus memiliki hak akses netadmin pada sistem yang terpengaruh," tulis perwakilan Cisco.
>>> Pramono Anung Rencanakan Akses Wisata dan Transportasi Gratis saat HUT ke-499 Jakarta
Perusahaan menambahkan bahwa ini memerlukan kredensial yang valid atau eksploitasi dari celah CVE-2026-20182 atau CVE-2026-20127.
Meskipun membutuhkan akses masuk legal, para ahli memperingatkan kredensial akun korporasi yang bocor kini sangat mudah ditemukan atau dibeli di pasar gelap digital.
Ini merupakan celah keamanan SD-WAN keenam yang diserang sepanjang tahun ini, sekaligus temuan zero-day kedua dalam dua bulan terakhir.
Menanggapi pertanyaan mengenai ruang lingkup serangan, juru bicara Cisco menolak memberikan rincian lebih jauh.
Mereka hanya mengirimkan panduan penanganan darurat melalui surat elektronik dan merekomendasikan pelanggan untuk melakukan pembaruan ke perangkat lunak perbaikan yang dirilis pada Mei 2026 untuk CVE-2026-20182.
Cisco menyatakan patch untuk kerentanan ini akan disediakan pada tanggal mendatang. Pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Cisco TAC.
Sebelumnya, aliansi intelijen siber internasional Five Eyes merilis peringatan darurat global terkait aktivitas peretasan yang menyasar infrastruktur manajemen jaringan ini.
>>> Memasak Telur Omega-3 Jadi Dadar Tidak Merusak Nutrisi, Ini Buktinya
Lembaga keamanan siber utama Inggris mengidentifikasi serangan serupa yang menargetkan Cisco Catalyst SD-WAN secara global.
Update Terbaru
Cara Membuat Kartu Ucapan Happy Graduation dengan Template Canva
Minggu / 07-06-2026, 12:52 WIB
Raymond/Nikolaus Tembus Final Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Unggulan
Minggu / 07-06-2026, 12:48 WIB
Pemerintah Matangkan Proyek PLTS 100 GW untuk Transisi Energi
Minggu / 07-06-2026, 12:44 WIB
Apple Siapkan WWDC 2026 Jadi Konferensi Terakhir Tim Cook
Minggu / 07-06-2026, 12:44 WIB
Maybank Indonesia Gelar RUPSLB Akhir Juni Bahas Akuisisi Tiga Perusahaan
Minggu / 07-06-2026, 12:44 WIB
Apple Siapkan Upgrade Siri Besar-besaran di WWDC 2026
Minggu / 07-06-2026, 12:43 WIB
Bakmi Chili Oil by Om Dru dan Nasi Telur Keluarga 88: Kuliner Murah di Blok M Hub
Minggu / 07-06-2026, 12:43 WIB
Persija Jakarta Umumkan Pelatih Baru di JIS Senin Besok
Minggu / 07-06-2026, 12:43 WIB
Mastel Ungkap Empat Lapis Hambatan Adopsi 5G untuk Industri di Indonesia
Minggu / 07-06-2026, 12:40 WIB
Kebiasaan Menatap Layar HP Terlalu Dekat Picu Gangguan Kesehatan Mata
Minggu / 07-06-2026, 12:38 WIB
Industri Petrokimia Nasional Tertekan Lonjakan Harga Gas dan Banjir Impor
Minggu / 07-06-2026, 12:38 WIB
Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Lewat Rekening KKS
Minggu / 07-06-2026, 12:38 WIB
Kemenkeu Salurkan Transfer ke Daerah Rp306,1 Triliun hingga Mei 2026
Minggu / 07-06-2026, 12:36 WIB
Said Iqbal Buka Suara soal Kabar Masuk Kabinet, Minta Tunggu Pengumuman Resmi
Minggu / 07-06-2026, 12:36 WIB






