Kinerja rata-rata return unitlink berbasis saham mengalami kontraksi terdalam sebesar 8,76% secara year to date (ytd) per Mei 2026 berdasarkan data Infovesta.

Meski demikian, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi dan berada di atas rata-rata keseluruhan.

>>> Diskon AC Split Sharp 1 PK di Transmart Full Day Sale 7 Juni 2025

Daftar 10 Produk Unitlink Saham dengan Return Tertinggi

Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - IDR milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia menduduki posisi pertama dengan return 69,87% per Mei 2026.

Posisi kedua ditempati Manulife Dana Ekuitas Asia Pasific - USD dengan return 60,53%.

Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - IDR berada di posisi ketiga dengan imbal hasil 46,97%.

Manulife Dana Ekuitas Asia Pasifik Syariah - USD menempati posisi keempat dengan return 38,88%.

Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US$ dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia berada di posisi kelima dengan return 36,18%.

Mandiri Golden Offshore USD milik PT AXA Mandiri Financial Services menempati posisi keenam dengan imbal hasil 32,86%.

>>> Empat Peringatan Penting yang Jatuh pada 8 Juni

USD Prime Emerging Market Equity Fund dari PT AIA Financial berada di posisi ketujuh dengan return 31,90%.

FWD USD Equity Plus Fund milik PT FWD Insurance Indonesia menempati posisi kedelapan dengan return 28,15%.

PRUlink US Dollar Global Tech Equity Fund dari PT Prudential Life Assurance berada di posisi kesembilan dengan return 26,94%.

Smartwealth Dollar Equity Global Artificial Intelligence Fund dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia menempati posisi kesepuluh dengan return 25,46%.

Menurut Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana, penurunan kinerja unitlink saham dipengaruhi oleh rebalancing MSCI, pelemahan kurs Rupiah, perubahan kebijakan pemerintah, serta volatilitas IHSG.

>>> Harga Emas Antam 7 Juni 2026 Stagnan untuk Ukuran Kecil hingga 5 Gram

Namun, produk unitlink berbasis USD yang berinvestasi ke luar negeri masih mampu mencetak performa positif signifikan di tengah pelemahan pasar modal domestik.