Penyerang timnas Prancis, Kylian Mbappe, menegaskan bahwa ia tidak akan pernah menonton ulang pertandingan final Piala Dunia 2022.

Laga melawan Argentina itu dianggap terlalu menyakitkan untuk diingat kembali.

>>> Pemprov DKI Bersihkan 85-90 Persen Pulau Sampah di Muara Angke

Prancis gagal mempertahankan gelar juara setelah kalah dalam adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan berakhir imbang 3-3 hingga babak perpanjangan waktu.

Kekalahan Les Bleus dipastikan setelah eksekusi penalti Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal. Sementara itu, empat penendang penalti Argentina sukses menjalankan tugasnya.

Mbappe tampil luar biasa dengan mencetak hat-trick dan sukses mengeksekusi penalti. Namun, performa gemilang itu tidak mampu menghapus kesedihan atas kegagalan timnya.

"Final terbaik sepanjang masa? Dalam hal menghibur, laga itu memang tidak tertandingi.

Duel-duelnya, skenario pertandingan, dengan banyak liku-liku. Pertandingannya berakhir dengan adu penalti, cara yang paling brutal," ujar Mbappe.

>>> Kejagung Tangkap Kajari Sergai Amriyata Terkait Dugaan Pemerasan Proyek

"Pertandingan itu jadi trofi Piala Dunia pertama Lionel Messi atau trofi back-to-back untuk Prancis. Jadi, pertandingan itu memang bersejarah," tutur superstar Real Madrid tersebut.

"Apakah aku sudah menonton pertandingannya lagi sejak saat itu? Tidak pernah!

Kurasa jika aku melakukannya, maka aku akan merasa terpukul lagi," kata Mbappe dalam wawancara bersama Sorare.

Kini, penyerang berusia 27 tahun itu fokus pada target baru untuk membawa Prancis berjaya di Piala Dunia 2026.

>>> Trans Luxury Hotel Surabaya Buka Promo Menginap Mulai Rp 999 Ribu

Pada ajang tersebut, Prancis tergabung dalam Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.