Tim nasional sepak bola pria Amerika Serikat berhasil menahan imbang Jerman dalam pertandingan persahabatan internasional terakhir mereka menjelang Piala Dunia 2026.

Laga yang digelar di Stadion Soldier Field, Chicago, pada Minggu, 7 Juni 2026 dini hari WIB itu berakhir dengan skor 1-1.

>>> Portugal Tekuk Chili dalam Laga Persahabatan Penuh Kontroversi Kartu Merah

Skuad asuhan Mauricio Pochettino tertinggal lebih dulu setelah kebobolan gol cepat dari Kai Havertz pada menit kedua akibat kelengahan lini pertahanan dalam mengantisipasi situasi bola mati.

Namun, Amerika Serikat berhasil bangkit lewat gol spektakuler dari bek kiri Antonee Robinson yang melepaskan tendangan keras ke gawang kiper Jerman, Oliver Baumann, untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi torehan kelima bagi Robinson dalam 54 penampilan bersama tim nasional, sekaligus menyamai catatan golnya di level klub sepanjang karier bersama Everton, Bolton, Wigan, dan Fulham.

Persiapan dan Dukungan Moral

Sebelum laga, persiapan tuan rumah sempat diwarnai ketidakpastian mengenai status kebugaran bek Chris Richards, sementara gelandang Weston McKennie berupaya keras menjaga performa terbaiknya.

>>> Tuchel Khawatirkan Rumput Raymond James Stadium Jelang Uji Coba Inggris vs Selandia Baru

Di sela-sela sesi latihan di fasilitas Chicago Fire, para pemain sempat melakukan reuni dengan mantan pelatih mereka, Gregg Berhalter, yang turut hadir memberikan dukungan moral bagi tim.

"Dia orang yang hebat, dan saya tidak hanya mengatakan ini karena [Sebastian ada di sini]," ujar Weston McKennie, gelandang Timnas AS.

Pemain Juventus tersebut menambahkan bahwa hubungan emosionalnya dengan Berhalter telah melewati berbagai momen penting dalam karier sepak bolanya di tingkat internasional.

"Saya telah melewati masa-masa sulit dan juga masa-masa luar biasa bersama, jadi akan sangat menyenangkan bisa melihatnya di sini," kata McKennie.

>>> Timnas Swiss Hadapi Australia di Piala Dunia 2026 Tanpa Breel Embolo

Jerman besutan Julian Nagelsmann datang dengan modal mentereng berupa delapan kemenangan beruntun serta rekor keunggulan lima kali menang dari tujuh pertemuan historis terakhir melawan Amerika Serikat.