Ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, berhasil menembus jajaran 10 besar dunia. Kepastian ini didapat setelah mereka melaju ke semifinal Polytron Indonesia Open 2026.

Pasangan muda ini mengalahkan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, pada Jumat (5/6/2026) di Istora Senayan.

>>> Jadwal Program Televisi Minggu, 7 Juni 2026 ada Film Bioskop No Good Deed dan Death Wish di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE serta Link Nonton

Kemenangan tersebut memberikan tambahan poin signifikan bagi peringkat mereka.

Raymond/Joaquin diprediksi naik dua peringkat dari posisi 12 ke peringkat 10 dunia dalam pembaruan ranking BWF pada Selasa (9/6/2026).

Ini menjadi peringkat tertinggi sepanjang karier mereka.

Dalam lonjakan peringkat ini, mereka melangkahi dua pasangan sekaligus, yaitu Ben Lane/Sean Vendy dari Inggris dan Chen Bo Yang/Liu Yi asal China.

Raymond/Joaquin menyusul dua ganda putra Indonesia lainnya yang sudah berada di Top 10.

Saat ini, Indonesia menempatkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di peringkat 2 dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di peringkat 7.

Hasil ini membuat Indonesia memiliki tiga wakil di jajaran elite ganda putra dunia.

Jumlah wakil Indonesia di Top 10 kini menyamai Malaysia.

Malaysia menempatkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di peringkat 3, Man Wei Chong/Kai Wun Tee di posisi 6, dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin di urutan ke-8.

Keberhasilan menembus peringkat 10 besar dunia sebenarnya merupakan target utama Raymond/Joaquin pada tahun ini.

Namun, pencapaian tersebut datang lebih cepat dari estimasi awal yang ditargetkan sebelum akhir tahun.

"Target dari pelatih tahun ini bisa masuk Top 10.