Hubungan Barcelona dan Atletico Madrid memanas setelah unggahan media sosial yang dinilai menyudutkan. Presiden Interim Barcelona, Rafa Yuste, melayangkan kritik tajam terhadap tindakan Los Rojiblancos tersebut.

Ketegangan bermula dari spekulasi transfer yang diembuskan pakar transfer Fabrizio Romano. Barcelona dikabarkan menyodorkan proposal 100 juta euro kepada Atletico Madrid untuk memboyong penyerang Julian Alvarez.

>>> Kisah Ayah Tulang Rapuh Jual Kue Lapis demi Biaya Operasi Jantung Anak

Atletico Madrid dengan tegas menepis kabar tersebut dan menyatakan tidak berniat melepas sang pemain. Merasa terganggu, mereka merespons dengan unggahan satir di akun media sosial resmi.

Dalam unggahan itu, Atletico membuat parodi seolah membidik tiga bintang Barcelona: Lamine Yamal, Pedri, dan Raphinha.

Mereka menawarkan tiket konser untuk Yamal dan Pedri, serta peminjaman Raphinha ditukar parfum. Slogan "Here We Go" milik Romano turut dicantumkan sebagai ejekan.

Di akhir unggahan, Atletico menulis pesan tentang mudahnya memanipulasi informasi di era digital. "Kami cuma butuh lima menit untuk membuat unggahan palsu ini.

>>> Investor Asing Borong Saham WIFI saat IHSG Ambles 4,2%

Jangan percaya apa yang Anda lihat, terutama yang berkaitan dengan Barca," tulis mereka.

Konten satir itu langsung memicu reaksi keras dari Rafa Yuste. Ia menilai tindakan tersebut sangat tidak elok dilakukan oleh pengelola akun resmi klub sepak bola profesional.

Meski merasa diserang, Yuste menegaskan Barcelona tidak akan meladeni aksi Atletico. Manajemen El Barca memilih fokus menjaga nama baik institusi.

"Saya pikir unggahan-unggahan itu sangat tidak pantas," kata Yuste dikutip dari ESPN. "Kita hanya perlu fokus pada diri kita sendiri.

>>> DPR Pertemukan Otoritas Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Pendidikan adalah yang terpenting dan kita harus menjadi contoh."